8 Sayuran dengan Kandungan Vitamin C Paling Tinggi, Wajib Tahu!
Banyak orang menganggap bahwa sumber vitamin C hanya bisa ditemukan pada buah saja. Tapi ternyata, tidak sedikit juga sayuran yang mengandung vitamin C. Hal ini membuat pilihannya lebih banyak dan beragam. Kabar baik untuk Anda yang lebih suka sayuran daripada buah-buahan.
Sadar tidak sadar, eksistensi vitamin C itu sangat esensial bagi kesehatan. Fungsinya beraneka ragam, tapi yang paling penting adalah untuk membantu meningkatkan imunitas, menjaga kulit agar tetap sehat, dan menjadi sumber antioksidan. Kehadirannya juga penting untuk membantu proses pembentukan collagen alami dalam tubuh.
Jadi, selain menyantap makanan yang mengandung collagen, Anda juga perlu memperhatikan mikronutrien ini untuk menjaga elastisitas kulit, kesehatan sendi, dan jaringan tubuh. Sudah siap untuk mempelajari sumber vitamin C dari sayuran apa saja dan mana yang kandungannya paling tinggi?
Sayur-mayur yang Tinggi Vitamin C

Jika bicara soal buah yang mengandung vitamin C tertinggi, maka jawabannya adalah jambu biji. Lalu, bagaimana dengan sayuran? Bila ingin memenuhi kebutuhan vitamin C per hari, maka pastikan Anda menyantap sayur-mayur di bawah ini!
1. Paprika Orange
Hingga saat ini, paprika orange masih menduduki tahta sebagai sayur vitamin C tertinggi. Paling tinggi dibandingkan dengan paprika warna lain. Totalnya ada sekitar 158 mg asam askorbat (vitamin C) dalam setiap 100 gramnya.[1] Sedangkan warna lain ada di kisaran 99,5 mg–142 mg.
Mengingat orang dewasa hanya perlu 75–90 mg per hari, kebutuhan harian Anda bisa terpenuhi. Beberapa orang menganggap paprika sebagai buah. Jadi, apabila Anda ingin tahu buah dan sayuran yang mengandung vitamin C paling tinggi, maka paprika orange adalah jawabannya.
2. Brokoli
Kurang lengkap rasanya jika membahas daftar makanan yang mengandung vitamin C tanpa menyebut brokoli. Pasalnya, Anda bisa mendapatkan 89,2 mg asam askorbat per 100 gram.[2] Selain itu, sayuran ini juga kaya akan kalium, magnesium, dan kalsium yang baik untuk kesehatan.
3. Kubis Brussel
Jika kurang suka brokoli, masih ada alternatif lain berupa kubis brussel yang mengandung asam askorbat dengan jumlah tidak jauh berbeda. Pada setiap 100 gram, Anda bisa menemukan 85 mg asam askorbat.[3] Cukup untuk kebutuhan harian jika dikombinasikan dengan sayur-mayur lainnya.
4. Cabai
Cabai memang terkenal sebagai sayuran yang mengandung vitamin A. Tapi ternyata, muatan vitamin C di dalamnya juga tidak kalah banyak. Pasalnya, pada setiap 100 gram per saji, Anda bisa menyantap sekitar 144 mg asam askorbat.[4] Tidak jauh beda dengan paprika orange yang punya total muatan tertinggi.
5. Jalapeño
Anda juga bisa menyantap jalapeño, mengingat muatan asam askorbat yang cukup banyak. Setiap kali Anda menyantap 100 gram sayur pedas ini, Anda bisa mendapatkan 119 mg asam askorbat.[5] Hanya saja, jarang ada orang yang menghabiskan 100 gram jalapeño per saji. Jadi, kira-kira 16,7 mg vitamin C per buah.
6. Kembang Kol
Dari segi bentuk, sayuran ini mirip dengan brokoli. Ternyata, keduanya juga sama-sama merupakan sumber vitamin C yang baik. Pasalnya, kembang kol memiliki muatan 48,2 mg asam askorbat pada setiap 100 gram.[6] Masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan sayur-mayur yang lain.
7. Kubis
Pada dasarnya, kubis adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, banyak orang tidak sadar jika sayur ini memuat cukup banyak asam askorbat. Biasanya ada sekitar 36,6 mg asam askorbat pada setiap 100 gramnya.[7]
8. Kale
Terakhir ada kale, sayuran yang masih ada dalam keluarga kubis-kubisan. Beberapa dari Anda mungkin mengenalnya sebagai kubis keriting. Setiap kali Anda menyantap 100 gram kale, artinya ada 93,4 mg asam askorbat yang terserap ke dalam tubuh. Cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.[8]
Cara Mengolah Sayuran agar Vitamin C Tidak Hilang

Pada dasarnya, Anda perlu menyantap vitamin C untuk membantu mengoptimalkan produksi collagen. Ketika kebutuhan collagen tercukupi, kulit Anda akan tampak lebih sehat, lebih kencang, dan tidak mudah kusam.
Jadi, tidak terbatas pada konsumsi buah yang mengandung collagen, Anda juga butuh sayuran yang kaya akan asam askorbat agar hasilnya lebih optimal. Namun, Anda perlu berhati-hati saat memasaknya karena vitamin C sangat sensitif terhadap panas.
Untuk menjaga agar kandungan asam askorbat tidak rusak, Anda bisa memasaknya dengan merebus atau mengukusnya. Kuncinya adalah memastikan bahwa waktu memasak tidak terlalu lama. Kombinasikan juga dengan sumber vitamin C lain agar hasilnya lebih maksimal.
Tips agar Kebutuhan Vitamin C Terpenuhi Setiap Hari

Selain menyantap makanan yang kaya akan asam askorbat, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin C dengan meminum Sido Muncul C+Collagen. Minuman ini memuat vitamin C 1000 mg, jumlah ideal untuk menjaga sistem imun. Ada juga muatan Collagen Tripeptide 500 mg yang baik untuk kulit.
Cara mengonsumsinya mudah, Anda hanya tinggal mencampurkan 1 sachet Sido Muncul C+Collagen ke dalam 200 ml air putih. Minum di pagi hari sebelum menyantap sayuran yang mengandung vitamin C atau di malam hari sebelum tidur. Jadi, ayo beli produknya sekarang di Sido Muncul Store atau e-commerce pilihan!
Share this post
Related Posts
6 Akibat Kekurangan Vitamin E dan Cara Mengatasinya
5 Manfaat Vitamin E untuk Kulit Wajah, Cegah Penuaan Dini!
12 Makanan yang Mengandung Vitamin D untuk Kesehatan Optimal
10 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan Tubuh
Menguak 15 Manfaat Vitamin C dalam Mengubah Hidup Anda
Komentar
Topics
- Daya Tahan Tubuh
- Mata
- Stamina
- Vitamin
- Radikal Bebas
- Antioksidan
- Susu Jahe
- Jahe
- Peredaran Darah
- Khusus Dewasa
- Asam Urat
- Batuk Pilek
- Flu
- Anak Anak
- Kunyit Asam
- Bilberry
- Empon Empon
- Maag
- Diet
- Autoimun
- Kolesterol
- Masuk Angin
- Asam Lambung
- Sariawan
- Keputihan
- Jerawat
- Pegal dan Linu
- Panas Dalam
- Darah Tinggi
- Haid
- Kanker
- Insomnia
- Demam Berdarah
- Ibu Menyusui
- Hormon Testosteron
- Disfungsi Ereksi
- Disfungsi Seksual
- Hormon Wanita
- Sakit Perut
- Perut Kembung
- Olahraga
- Ambeien
- Wasir
- Kesehatan Pria
- Nafsu Makan
- Gangguan Lambung
- Kesehatan
- Liver
- Hati
- Hepatitis
- Batuk
- Badan Lemas
- Kesehatan Tulang
- Kesehatan Kulit
- Otak
- Jantung
- Otot
- Promil
- PMS
- Reward Point
- Lemak
- Gula Darah
- Kulit Gatal
- Sakit Pinggang
- Berat Badan
- Kesehatan Pencernaan
- Encok
- Sakit Sendi
- Ibu Hamil
- Bayi
- Bersalin
- Menghangatkan Badan
- Mual
- Tenggorokan
- Pernafasan
- Buang Air Kecil
- Keringat Dingin
- Sakit Kepala
- Demam Salesma
- Badan Meriang
- Buang Air Besar
- Stress
- Gelisah
- Kesehatan Wanita
- Diabetes
- Vertigo
- Kencing Manis
- Demam
- Muntah
- Metabolisme
- PCOS
- Bau Badan
- DOMS
- Sendawa
- Collagen

Masuk