sido renewal decor shopee 1200x600.jpg
banner anak sehat website.png
jamoe lifestyle shopee 1200x600.jpg
web.png
Produk Pilihan
Lihat Semua
17%
Rp.107.972
Rp89.616
Stok : 359 (Tersedia)
22%
Rp.114.828
Rp89.010
Stok : 204 (Tersedia)
27%
Rp.91.183
Rp67.010
Stok : 275 (Tersedia)
26%
Rp.145.893
Rp108.010
Stok : 128 (Tersedia)
Brand
Tolak Angin
Tolak Angin Anak
Tolak Linu
Sido Muncul Natural
Kuku Bima Energi
Esemag
Vitamin C 1000
Semua Produk
Lihat Semua
17%
Rp.53.294
Rp44.235
Stok : 4 (Tersedia)
14%
Rp.57.865
Rp49.670
Stok : 4 (Tersedia)
15%
Rp.159.447
Rp135.218
Stok : 17 (Tersedia)
48%
Rp.289.422
Rp151.364
Stok : 5 (Tersedia)
49%
Rp.277.822
Rp141.272
Stok : 4 (Tersedia)
29%
Rp.81.053
Rp57.609
Stok : 2 (Tersedia)
34%
Rp.252.891
Rp165.999
Stok : 22 (Tersedia)
13%
Rp.160.062
Rp139.254
Stok : 11 (Tersedia)
43%
Rp.308.136
Rp175.077
Stok : 2 (Tersedia)
37%
Rp.305.955
Rp191.727
Stok : 0 (Kosong)
7%
Rp.267.151
Rp247.228
Stok : 2 (Tersedia)
30%
Rp.80.907
Rp56.345
Stok : 2 (Tersedia)
32%
Rp.98.070
Rp66.440
Stok : 2 (Tersedia)
46%
Rp.84.720
Rp45.420
Stok : 7 (Tersedia)
64%
Rp.62.360
Rp22.710
Stok : 5 (Tersedia)
Artikel
Lihat Semua
2022-10-04

Ketika berbicara tentang nutrisi untuk kesehatan mata, pasti yang langsung teringat adalah vitamin A. Hal ini memang tidak salah, karena vitamin A mampu mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan, serta menurunkan risiko beragam penyakit mata. Selain itu, vitamin A juga mencegah terjadinya mata kering akibat menurunnya produksi air mata. Namun, apakah memenuhi kebutuhan vitamin A saja cukup untuk menjaga kesehatan mata?

Vitamin Penting untuk Kesehatan Mata

Tentu saja tidak, karena masih ada beberapa vitamin lain yang juga memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan organ tersebut. Berikut ini adalah di antaranya:

  • Vitamin D

Vitamin D dikenal memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Namun ternyata, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa vitamin ini bisa memengaruhi kesehatan penglihatan Anda, yaitu mengurangi risiko terjadi rabun jauh atau miopi. Akibatnya Anda akan mengalami kesulitan ketika harus membaca sesuatu dalam jarak yang jauh.

  • Vitamin E

Vitamin E merupakan sekumpulan antioksidan yang akan melindungi tubuh dari radikal bebas. Vitamin ini melindungi mata dari kerusakan protein pada lensa akibat radikal bebas tersebut. Sebab jika tidak dilawan, maka kerusakan protein akibat radikal bebas ini dapat mengubah protein pada lensa dan menyebabkan katarak.

Bahkan, sudah ada beberapa penelitian yang membuktikan pengurangan risiko katarak dengan memenuhi kebutuhan vitamin E dalam tubuh. Meskipun begitu, vitamin E merupakan vitamin yang dapat disimpan dalam lemak sehingga tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

  • Vitamin C

Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang baik untuk menjaga imunitas tubuh. Namun selain itu, ternyata vitamin ini juga berperan menjaga kesehatan mata. Mirip seperti fungi vitamin E untuk mata, vitamin C juga menjaga organ ini dengan kandungan antioksidan yang dimilikinya. Sebab, organ mata membutuhkan antioksidan lebih banyak dibandingkan organ lain dalam tubuh, sehingga mengonsumsi makanan dengan kadar vitamin C tinggi sangatlah penting.

  • Vitamin B

Vitamin B yang baik untuk kesehatan mata adalah vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B6 (pyridoxine), vitamin B9 (folic acid), dan vitamin B12 (cobalamin). Vitamin B2 bertindak sebagai antioksidan untuk mengurangi stres oksidatif  pada tubuh termasuk mata sehingga mencegah katarak. Vitamin B3 juga bertindak sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya glaukoma, yaitu kerusakan yang terjadi pada saraf mata karena tekanan yang tinggi di dalam bola mata.

Sementara kombinasi vitamin B6, B9, dan B12 berfungsi untuk menurunkan kadar homosistein , yaitu asam amino esensial yang dihasilkan tubuh ketika memecah protein. Jika kadarnya terlalu tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh arteri yang secara tidak langsung berdampak pada kesehatan seluruh tubuh, termasuk mata.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin tersebut, bisa melalui berbagai jenis makanan yang dikonsumsi dalam keseharian. Itulah mengapa Anda sangat disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan jenis yang bervariasi agar semua kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi. Beberapa jenis makanan yang baik untuk kesehatan mata adalah wortel, bayam, tomat, brokoli, dan beberapa jenis sayur lainnya. Sementara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, Anda juga harus memastikan tubuh terkena paparan sinar matahari secukupnya karena ini merupakan sumber vitamin D alami.

Selain itu, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan kesehatan mata dengan mengonsumsi Sido Muncul Bilberry Carrot. Suplemen ini mengandung ekstrak buah bilberry dan wortel, serta vitamin C dan vitamin B2 yang baik untuk kesehatan mata seperti mata lelah, mengurangi risiko glaukoma dan katarak, serta masalah kesehatan mata lainnya. Untuk mendapatkannya juga sangat mudah, Anda bisa membelinya di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

Semoga dengan terpenuhinya kebutuhan vitamin tersebut, kesehatan mata Anda dapat terjaga dengan baik, ya!

2022-10-04

Saat membaca buku, orang tua pasti akan meminta anaknya untuk melakukannya di area yang cukup cahaya. Alasannya sederhana, karena kebiasaan membaca di tempat redup cahaya bisa merusak mata anak dalam jangka panjang, yaitu anak bisa mengalami rabun jauh. Namun, apakah hal tersebut benar ataukah hanya mitos saja? Berikut ini penjelasannya!

Pengaruh Jumlah Cahaya pada Sistem Kerja Mata 

Pada dasarnya, mata memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap kondisi atau jumlah cahaya di sekitarnya. Ketika cahaya redup, maka pupil mata akan membesar supaya retina dapat menyerap lebih banyak cahaya yang ada agar bisa mengirimkan gambar mengenai apa yang Anda lihat ke otak.

Ketika jumlah cahaya cukup banyak, pupil akan mengecil sehingga retina cukup menyerap cahaya sesuai yang dibutuhkan saja. Pergerakan atau perubahan pupil mengikuti jumlah cahaya inilah yang bisa membuat seseorang merasa silau ketika tiba-tiba melihat cahaya terang setelah berada di area gelap. Sebab, pupil membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dirinya.

Dampak Membaca dalam Cahaya Redup 

Lalu, bagaimana jika anak sering membaca dalam kondisi cahaya redup? Benarkah bisa membuatnya mengalami rabun jauh?

Ternyata belum ada penelitian yang cukup untuk membuktikan hal tersebut. Jadi bisa dikatakan bahwa hal tersebut hanyalah sebuah mitos yang tidak perlu dipercaya. Meskipun begitu, bukan berarti tidak ada dampak negatif dari kebiasaan ini, dan berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  • Mata lelah

Mata memang bisa bekerja menyesuaikan diri dengan jumlah cahaya yang ada, tetapi kebiasaan ini akan membuat mata harus bekerja lebih keras. Akibatnya bisa terjadi kelelahan mata atau mata lelah yang pastinya akan membuat anak menjadi tidak nyaman.

  • Sulit fokus

Cahaya yang redup ditambah dengan banyaknya tulisan serta ukurannya yang kecil akan membuat fokus mata dalam membaca tulisan semakin berkurang. Salah satu penyebabnya yaitu karena terjadi pelebaran pupil sehingga gambar yang ditangkap oleh mata menjadi buram.

  • Sakit kepala

Kondisi di atas jika dipaksakan terus bisa menimbulkan munculnya sakit kepala akibat otak dipaksa untuk bekerja lebih keras.

  • Mata kering

Pada saat membaca dalam cahaya redup, anak kemungkinan akan lebih jarang berkedip dibandingkan membaca dalam kondisi normal. Penyebabnya karena anak akan berusaha untuk memfokuskan pandangannya pada buku agar bisa lebih jelas membaca dibandingkan dengan mengedipkan mata.

Dari penjelasan di atas, memang tidak ada penelitian yang langsung menunjukkan dampak buruk jangka panjang pada kesehatan mata anak akibat kebiasaan ini. Namun dengan kondisi cahaya yang redup, pastinya akan membuat aktivitas membaca menjadi kurang nyaman. Itulah mengapa kebiasaan ini harus segera dihentikan sejak anak masih berusia dini agar tidak terbawa hingga anak dewasa nantinya.

Tips Aman Membaca untuk Kesehatan Mata 

Untuk membantu Anda menciptakan suasana dan kondisi yang aman bagi kesehatan mata anak saat membaca, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

  • Perhatikan cahaya ruangan. Pastikan cahaya di ruangan cukup terang hingga anak bisa membaca dengan lancar tanpa berjuang keras memfokuskan diri untuk membaca tulisan.
  • Atur jarak buku. Jarak ideal antara tulisan yang dibaca (buku) dengan mata adalah 25-30cm. Jika terlalu dekat maka tidak baik juga bagi mata anak.
  • Beri waktu istirahat. Membaca memang baik, tetapi mata juga perlu waktu untuk beristirahat. Sebaiknya istirahatkan mata sejenak jika anak sudah membaca cukup lama dengan memandang ke arah lain atau melakukan senam mata

Selain menerapkan cara di atas, Anda juga bisa membantu meningkatkan kesehatan mata anak dengan memberinya suplemen anak yaitu suplemen herbal Anak Sehat dari Sido Muncul. Suplemen herbal ini mengandung wortel yang baik untuk kesehatan mata anak. Selain itu, 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak serta nafsu makannya.

Untuk mendapatkan produk ini tidaklah sulit, Anda bisa mendapatkannya di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

Dengan memperbaiki kebiasaan membaca anak menjadi lebih sehat dan dikombinasikan dengan konsumsi vitamin herbal tersebut maka Anda bisa mengoptimalkan penjagaan kesehatan mata anak.

2022-09-20

“Kehujanan kemarin jadi masuk angin deh sekarang.”

Anda pasti sering mendengarnya atau bahkan Anda sendiri yang mengatakannya. Bahkan saat kecil Anda mungkin sering dilarang bermain hujan karena takut jatuh sakit setelahnya. Memang, banyak orang yang menganggap bahwa hujan bisa menyebabkan orang mengalami sakit, seperti demam, flu, batuk, meriang, dan sebagainya. Namun, benarkah hujan memang mendatangkan penyakit?

Pengaruh Hujan dengan Penyakit

Sebenarnya yang membuat Anda sakit bukanlah hujan tetapi memang hujan secara tidak langsung bisa berpotensi menyebabkan hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasannya.

Ketika hujan atau cuaca sedang dingin, maka suhu tubuh akan ikut menurun. Kondisi ini akan membuat daya tahan tubuh Anda melemah sehingga lebih rentan terpapar virus maupun bakteri penyebab penyakit. Padahal, pada saat musim hujan kelembapan lingkungan juga cenderung rendah. Dalam kondisi lingkungan seperti ini, bakteri dan virus mampu bertahan lebih lama di udara. Dengan daya tahan tubuh yang lemah ditambah dengan mampu bertahannya virus dan bakteri, bukan hal yang aneh jika Anda lebih mudah terserang penyakit saat musim hujan.

Selain itu, rendahnya daya tahan tubuh akan membuat kemampuan tubuh melawan infeksi juga lebih rendah sehingga lebih rentan lagi jatuh  sakit. Terlebih jika kondisi cuaca dingin cukup ekstrem sehingga suhu tubuhmu berada di bawah normal atau mengalami hipotermia, maka hal ini akan lebih berbahaya lagi.

Tidak hanya itu, kondisi lingkungan yang basah dan banyak genangan air kotor akibat hujan juga semakin meningkatkan risiko Anda sakit. Seperti alergi kulit akibat terkena genangan air dan juga penyakit akibat gigitan nyamuk seperti chikungunya dan DBD (demam berdarah dengue).

Menjaga kesehatan saat Musim Hujan

Berbagai hal di atas membuat Anda harus lebih waspada ketika musim hujan tiba agar tidak terserang penyakit. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:

  • Gunakan payung atau jas hujan

Saat Anda harus keluar pada waktu hujan, pastikan Anda menggunakan jas hujan atau payung untuk melindungi diri. Meskipun air hujan tidak membuat Anda sakit, tetapi jika pakaian Anda basah maka suhu tubuh akan menurun dan berdampak pada daya tahan tubuh.

  • Segera mandi

Baik kehujanan atau tidak, sebisa mungkin segerakan mandi saat Anda sudah sampai ke rumah. Dengan begitu dapat mencegah turunnya suhu tubuh akibat terpapar udara dingin dari luar.

  • Jaga kebersihan

Rajinlah mencuci tangan terutama saat Anda akan baru dari luar rumah atau akan makan sesuatu. Sebab cara paling mudah bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh adalah melalui tangan yang kotor dan mengontaminasi makanan yang dikonsumsi. Selain itu, usahakan agar tetap mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan tubuh meskipun Anda tidak berkeringat.

  • Jaga suhu tubuh tetap stabil

Cuaca hujan akan membuat suhu udara menjadi dingin. Sebaiknya gunakan pakaian yang hangat untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Untuk Anda yang tidak begitu kuat dengan suhu dingin, hindari mandi menggunakan air dingin agar suhu tubuh tetap terjaga.

  • Jauhi sumber penyakit

Maksudnya, disarankan agar Anda tidak berada di dekat orang yang jelas sedang menunjukkan gejala sakit, seperti batuk atau bersin. Sebab, penyebab utama kedua penyakit tersebut adalah paparan bakteri yang dikeluarkan penderita saat batuk atau bersin.

  • Tingkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat akan membuat tubuh Anda mampu melawan berbagai hal yang berpotensi mengancam tubuh, seperti virus dan bakteri. Anda bisa meningkatkannya melalui makanan yang dikonsumsi, tetap aktif bergerak selama musim hujan, dan mengonsumsi suplemen jika diperlukan.

Jika Anda mulai merasakan tubuh kurang nyaman setelah kehujanan, maka Anda mungkin saja mengalami gejala masuk angin. Sebagai langkah awal mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi Teh Tolak Angin dari Sido Muncul. 

Teh Tolak Angin merupakan produk baru dari Sido Muncul untuk memberikan cara baru mengonsumsi tolak angin. Kemasannya berupa botol dengan kandungan berbagai bahan herbal yang dikemas secara higienis sehingga aman dan mudah untuk dikonsumsi. Anda bisa membelinya di AEON, Borma, Gramedia atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

Nah, jadi sudah jelaskan bagaimana pengaruh hujan dan penyakit yang sering menyerang tubuh? Semoga informasi di atas dapat membantu Anda tetap sehat pada saat musim hujan tiba, ya!

Kategori