sido renewal decor shopee 1200x600.jpg
banner anak sehat website.png
jamoe lifestyle shopee 1200x600.jpg
web.png
Produk Pilihan
Lihat Semua
29%
Rp.91.183
Rp65.017
Stok : 369 (Tersedia)
17%
Rp.107.972
Rp89.616
Stok : 136 (Tersedia)
29%
Rp.145.893
Rp103.017
Stok : 37 (Tersedia)
26%
Rp.114.828
Rp85.017
Stok : 126 (Tersedia)
Semua Produk
Lihat Semua
43%
Rp.308.136
Rp175.500
Stok : 5 (Tersedia)
37%
Rp.305.955
Rp192.500
Stok : 0 (Kosong)
7%
Rp.267.151
Rp247.228
Stok : 3 (Tersedia)
30%
Rp.80.907
Rp56.345
Stok : 7 (Tersedia)
32%
Rp.98.070
Rp66.440
Stok : 4 (Tersedia)
46%
Rp.84.720
Rp45.420
Stok : 2 (Tersedia)
64%
Rp.62.360
Rp22.710
Stok : 0 (Kosong)
55%
Rp.304.946
Rp138.750
Stok : 0 (Kosong)
22%
Rp.50.700
Rp39.355
Stok : 19 (Tersedia)
55%
Rp.170.054
Rp75.682
Stok : 8 (Tersedia)
64%
Rp.208.066
Rp75.682
Stok : 0 (Kosong)
58%
Rp.536.156
Rp222.505
Stok : 0 (Kosong)
57%
Rp.143.826
Rp62.564
Stok : 0 (Kosong)
13%
Rp.185.580
Rp161.454
Stok : 21 (Tersedia)
48%
Rp.297.762
Rp154.500
Stok : 0 (Kosong)
43%
Rp.273.224
Rp154.500
Stok : 0 (Kosong)
Artikel
Lihat Semua
2022-08-11

Punya anak dengan mata yang sehat adalah mimpi setiap orang tua; terutama mereka yang memiliki rabun jauh atau rabun dekat. Pasalnya, kondisi miopi (rabun jauh) ataupun hipermetropi (rabun dekat) orang tua dapat menurun secara genetik pada anak-anak. Menurut penelitian, bahkan, kecenderungan itu dapat mulai berkembang sejak usia prasekolah anak-anak. Jika Anda ingin mata anak selalu sehat, yuk mulai biasakan beberapa hal berikut!

Fakta tentang anak dengan orang tua pengidap rabun jauh 

Seperti yang telah disinggung di atas, anak dengan orang tua yang memiliki miopi punya risiko mengidap kondisi yang sama pada usia dini. Jurnal berjudul Association of Parental Myopia with Higher Risk of Myopia Among Multiethnic Children Before School Age menemukan bahwa persentase kemungkinan itu akan semakin tinggi apabila orang tua sang anak sudah memiliki rabun jauh pada usia muda.

Jika Anda atau pasangan pertama kali mengenakan kacamata di usia 21 tahun ke atas, kemungkinan si kecil akan memakai kacamata di usia muda (di atas satu tahun) ada di angka 8%. Apabila menggunakan kacamata minus mulai usia 12–20 tahun, kemungkinan itu meningkat 10,9% (dari ibu) atau 12,1% (dari ayah). Sementara bila sudah berkacamata dari usia 11 tahun ke bawah, anak punya potensi rabun jauh sebesar 12,8% (dari ibu) atau 13,4% (dari ayah). Semua kemungkinan ini terlepas dari jenis kelamin si kecil.

Kondisi mata anak tak sehat lainnya 

Rabun jauh atau miopi bukanlah satu-satunya masalah mata pada anak yang terjadi karena faktor genetik. Sebab, anak-anak dengan orang tua yang punya kondisi mata tidak sehat juga berpotensi mengidap rabun dekat atau hipermetropi, buta warna, retinitis pigmentosa atau kasus langka seperti penurunan progresif pada retina.

Hal yang mesti dilakukan orang tua

Untuk itu, berikut adalah hal yang wajib Anda lakukan jika ingin mata anak selalu sehat, yaitu:

  • Memeriksakan mata anak

Hal pertama yang mesti Anda lakukan ialah memeriksakan mata anak secara rutin. Dengan begitu, Anda bisa tahu apakah mata anak ada dalam kondisi sehat atau tidak. Selain itu, mengunjungi dokter mata secara rutin juga akan memberi Anda kesempatan untuk tahu lebih dulu apabila ada masalah pada mata si kecil.

Pun jika Anda atau pasangan tidak menggunakan kacamata hingga kini, memeriksakan mata anak ke dokter mata tetap harus, ya. Setidak-tidaknya, Anda sudah membawa si kecil ke dokter mata sejak ia berusia 6 bulan dan mengulangnya setiap 2 tahun sekali.

  • Mengajak anak keluar ruangan

Tahukah Anda bahwa menghabiskan waktu anak terus-terusan di dalam rumah dapat mempercepat kemungkinan rabun jauh pada anak? Ya, menurut CincinnatiChildrens.org, hal itu lantaran anak tidak ‘bersentuhan’ langsung dengan sinar matahari alami.

Sejumlah penelitian medis juga menunjukkan kalau menghabiskan waktu setidaknya 90 menit di bawah sinar matahari setiap harinya dapat memperlambat perkembangan miopi pada anak. Hanya saja, Anda juga mesti menjaga si kecil dari sinar ultraviolet, ya. Jadi, jangan lupa memakaikan tabir surya, kacamata hitam, serta topi jika ingin mengajaknya keluar ruangan, terutama pada siang hari.

  • Membatasi penggunaan gawai

Pada era digital seperti sekarang, gawai atau gadget bukan lagi benda asing buat anak-anak. Perangkat elektronik ini memang punya banyak manfaat – terutama informasi dan pengetahuan – buat si kecil. Sayangnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat memicu kerusakan pada mata anak.

Untuk itu, Anda wajib membatasi jam main si kecil dengan gadget jika ingin mata anak selalu sehat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa waktu ideal anak-anak, terutama balita, untuk bermain gadget itu tidak boleh lebih dari satu jam per hari.

  • Memberi nutrisi untuk mata anak

Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan ialah memberikan nutrisi yang cukup untuk mata anak. Menurut laman Hello Sehat, hal ini bisa dimulai dengan membiasakan anak buat makan sayur dan buah-buahan seperti wortel, tomat, stroberi, dan lainnya. Pemilihan macam-macam panganan ini didasarkan oleh kandungan vitamin C, antioksidan, vitamin E, seng, asam lemak omega-3, juga lutein yang tentu baik untuk kesehatan mata.

Selain itu, Anda juga bisa memberi Anak Sehat untuk memenuhi asupan nutrisi mata anak. Pasalnya, vitamin anak herbal ini tersusun dari 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu yang diformulasikan khusus untuk anak. Kandungan wortel alami yang digunakan dalam produk ini dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk penuhi nutrisi mata si kecil.

Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

                  Demikianlah ulasan seputar kesehatan mata anak serta hal-hal yang perlu orang tua lakukan jika ingin mata anak selalu sehat. Semoga bermanfaat!

2022-08-10

Memiliki anak yang selalu tumbuh dengan sehat pasti dambaan setiap orang tua. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Anda selaku orang tua untuk mewujudkannya, salah satunya yaitu dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya melalui makanan.

Namun bagaimana jika anak susah makan? Tidak perlu khawatir, karena Anda bisa memberinya Anak Sehat dari Sido Muncul yang mengandung 7 bahan alami pilihan yang diproses secara higienis untuk memperbaiki nafsu makan anak. Berikut ini adalah 7 bahan alami tersebut dan manfaatnya:

  1. Temulawak

Temulawak atau rimpang temulawak mengandung minyak atsiri yang bermanfaat untuk menambah nafsu makan anak. Selain itu, kandungan kurkumin dalam rimpang ini juga mampu membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti diare, sembelit, perut kembung, dan gangguan lambung.

  1. Temu ireng

Temu ireng merupakan rimpang yang memiliki warna gelap atau kehitaman sesuai namanya. Rimpang ini juga mengandung minyak atsiri untuk meningkatkan nafsu makan juga bersifat  antimikroba dan mengandung kurkumin untuk menjaga kesehatan pencernaan.

  1. Jahe

Jahe merupakan salah satu rimpang yang paling sering digunakan sebagai stimulan penambah nafsu makan anak, karena rasanya yang segar dan nikmat ketika dijadikan minuman. Meskipun mampu meningkatkan nafsu makan, jahe dapat membantu mengontrol berat badan karena dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh sehingga pembakaran lemak lebih baik.

  1. Kayu legi

Kayu legi atau kayu manis merupakan rempah yang menyerupai kayu dengan rasa dan aroma khas. Rempah ini mengandung senyawa hydroxychalcone yang dikenal mampu meningkatkan nafsu makan.

  1. Wortel

Selain mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, wortel mengandung serat tinggi sehingga baik untuk kesehatan pencernaan. Wortel juga bisa bermanfaat untuk merangsang munculnya rasa lapar serta mempersiapkan pencernaan untuk menerima makanan.

  1. Alang-alang

Tanaman yang sering dianggap pengganggu di lahan pertanian ini ternyata memiliki banyak manfaat, salah satunya menambah nafsu makan. Selain itu, alang-alang juga dapat mengatasi sariawan yang sering menjadi penyebab hilangnya nafsu makan.

  1. Madu

Madu mengandung senyawa prebiotik alami untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam sistem pencernaan tubuh. Hal ini akan mencegah masalah pada sistem pencernaan secara menyeluruh sehingga nafsu makan anak akan terjaga.

Ketujuh kandungan di atas yang ada pada Vitamin Anak Sehat Sido Muncul tentu akan efektif mengatasi masalah nafsu makan pada anak. Selain itu, vitamin ini ini secara tradisional juga dapat digunakan pada penderita cacingan.

Anak Sehat dari Sido Muncul ini memiliki banyak varian rasa, yaitu anggur, jambu, cokelat, dan strawberry, Anda bisa memberikan anak pilihan agar tidak bosan mengonsumsi rasa yang sama terus menerus. Untuk mendapatkannya juga sangat mudah, Anda bisa membelinya di di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

2022-08-09

Masuk angin selalu identik dengan cuaca dingin. Misalnya saja saat Anda baru kehujanan atau pada saat musim hujan di mana cuaca relatif lebih dingin dari biasanya. Lalu bagaimana saat cuaca sedang panas, apakah mungkin seseorang mengalami masuk angin?

Masuk Angin saat Cuaca Panas

 

Ternyata gejala masuk angin justru bisa lebih rentan terjadi saat cuaca panas. Mengapa bisa demikian ya? Berikut ini beberapa penyebabnya:

  • Mengonsumsi air dingin

Minuman seperti apa yang paling enak dinikmati saat cuaca panas? Pastinya minuman dingin dengan tambahan es batu. Lebih nikmat lagi jika minuman tersebut ditambahkan perasa seperti sirup atau teh.

Secara tidak sadar, hal ini menyebabkan Anda rentan mengalami gejala masuk angin. Sebab, suhu tubuh yang sedang panas terutama saat Anda baru terpapar panas teriknya matahari kemudian mengalami perubahan ekstrem akibat mengonsumsi air dingin. Kondisi ini berpotensi menyebabkan terjadinya infeksi tenggorokan.

  • Perubahan suhu

Mirip dengan poin pertama, tetapi hal ini secara eksternal. Ketika suhu di luar ruangan panas, Anda pasti akan lebih senang menghabiskan waktu di ruangan ber-AC atau ruangan dengan suhu dingin lainnya. Hal ini menyebabkan tubuh harus melakukan penyesuaian diri secara cepat saat Anda berada di dalam ruangan dengan saat di luar ruangan. Jika tubuh gagal beradaptasi, maka muncullah gejala masuk angin.

  • Dehidrasi

Saat udara panas, tubuh akan mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Secara eksternal, pakaian Anda yang basah oleh keringat akan membuat tubuh kurang nyaman karena lembap. Hal Tidak hanya itu, dalam tubuh Anda sendiri dapat menyebabkan masalah pencernaan jika volume keringat yang keluar tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup. Penyebabnya adalah terjadinya retensi cairan dalam tubuh sehingga perut akan terasa kembung.

Mengatasi Gejala Masuk Angin Saat Cuaca Panas

Ketika gejala masuk angin muncul, seperti demam, perut kembung, tenggorokan kering, tubuh terasa lelah, dan gejala lainnya, maka Anda harus segera mengatasinya dengan cara yang tepat, di antaranya:

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh
  • Cukupi waktu istirahat
  • Gunakan payung saat berjalan di bawah matahari yang sangat terik
  • Batasi konsumsi minuman dengan es

Namun, jika Anda sudah terlanjur masuk angin, tidak perlu khawatir. Anda bisa coba mengonsumsi Jamu Jamoe Life Style Teh Tolak Angin dari Sido Muncul yang mengandung berbagai bahan herbal alami dan diproses secara higienis. Minuman herbal ini tidak sulit untuk ditemukan karena tersedia di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id. Untuk menambah kesegarannya, Anda disarankan untuk mengonsumsinya dalam kondisi dingin.

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda terhindar dari gejala masuk angin saat cuaca panas maupun dingin datang, ya!

Kategori