8 Pantangan saat Minum Collagen & Tips Mengonsumsinya

8 Pantangan saat Minum Collagen & Tips Mengonsumsinya

Akhir-akhir ini, semakin banyak orang yang sadar kalau eksistensi collagen itu vital. Alasannya adalah manfaat collagen yang beragam, khususnya untuk kesehatan kulit dan muskuloskeletal. Sayangnya, masih banyak orang belum paham apa saja pantangan saat minum collagen, sehingga hasilnya kurang optimal.

Pelajari efek samping saat tidak mengikuti cara minum collagen yang benar dan tips mengonsumsinya agar collagen bisa bekerja dengan maksimal. Jadi, sudah siap mengulik semuanya?

Pantangan saat Minum Collagen

orang yang duduk di depan meja penuh makanan manis

Sebelum Anda rutin mengonsumsi collagen, pastikan untuk mengetahui pantangan-pantangan berikut ini!

1. Makanan Tinggi Lemak

Sudah menjadi rahasia umum bahwa lemak jenuh itu tidak baik untuk kesehatan, terutama bagi kesehatan kardiovaskular. Tapi ternyata, efek sampingnya juga terasa di bagian tubuh lain seperti muskuloskeletal. Sebab asam lemak jenuh memiliki kemampuan untuk merekayasa mekanika ligamen dan kandungan collagen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan collagen di tendon Achilles menurun setelah melakukan diet tinggi lemak selama 14 minggu.[1] Eksistensinya bisa membuat sintesis collagen di jaringan ikat, tulang, otot, sendi, ligamen, dan tendon menurun. Hasilnya, lebih rentan patah tulang dan cedera tendon/ligamen.

Mengingat salah satu manfaat minum collagen adalah untuk kesehatan muskuloskeletal, hindari makanan tinggi lemak. Satu-satunya lemak yang aman adalah lemak tak jenuh. Itupun tidak boleh berlebihan.

2. Makanan Tinggi Gula

Setelah minum collagen tidak boleh makan apa? Makanan tinggi gula adalah salah satunya. Gula bisa menghubungkan dua serat collagen, membuatnya jadi kaku dan rusak, terutama jika terjadi di kulit yang menua dan sering terkena sinar ultraviolet.[2]

3. Makanan Olahan

Hampir semua makanan olahan, khususnya high-processed food, pasti mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan. Makanan ini bisa merusak struktur collagen dan elastin yang ada di kulit. 

4. Rokok

Jika ingin penyerapan collagen lebih maksimal, maka akan lebih baik jika Anda berhenti merokok dan terpapar asap rokok. Pasalnya, berdasarkan penelitian, rokok bisa menurunkan tingkat sintesis collagen tipe I dan III pada kulit. Hasilnya, kulit Anda lebih rentan mengalami kerutan dini dan cedera.[3]

5. Alkohol

Selain rokok, alkohol juga wajib Anda hindari. Pasalnya, minuman ini bisa mengganggu produksi collagen di dalam kulit dan merusaknya.[4] Ketika collagen rusak, kulit akan mulai kehilangan kekencangannya. Hal ini membuatnya terlihat lebih kendur, muncul kerutan-kerutan halus, dan tanda penuaan lain.

6. Kafein

Minuman lain yang perlu Anda hindari saat mengonsumsi collagen adalah kafein. Alasannya karena kafein dapat mengurangi sintesis collagen di fibroblas kulit manusia.[5] Fibroblas sendiri adalah jaringan ikat yang bertanggung jawab untuk menjaga struktur dan kekencangan kulit.

7. Beraktivitas di Luar Ruangan Tanpa Sunscreen

Faktanya, pantangan yang harus Anda hindari saat minum collagen tidak hanya terpusat pada makanan dan minuman. Anda juga wajib berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Salah satunya adalah selalu memakai sunscreen agar kulit tidak terkena sinar UV karena bisa merusak collagen.

8. Tidak Mengelola Stres dengan Baik

Selain sinar UV, stres juga bisa mempercepat kerusakan collagen. Karena itu, Anda wajib mengelolanya dengan baik. Ketika stres muncul, segera beristirahat atau lakukan hobi yang bisa membuat Anda rileks. Bisa dengan bermain game, menonton film atau serial drama, atau aktivitas menyenangkan lainnya.

Efek jika Pantangan Tidak Dihindari

kulit kendur dan penuh kerutan halus

Apabila Anda mengabaikan semua pantangan di atas, fungsi collagen yang rutin Anda minum menjadi tidak optimal. Hasilnya, ciri-ciri tubuh kekurangan collagen tetap muncul, seperti:

  • Kulit kendur.

  • Muncul tanda-tanda penuaan dini, seperti garis halus dan kerutan di kulit.

  • Kulit kusam dan kering.

  • Rambut rontok dan kusam.

  • Kuku rapuh.

  • Lebih mudah merasakan nyeri otot dan sendi.

  • Jika terluka, waktu sembuhnya lama.

Tips agar Collagen Bekerja Maksimal

orang yang minum minuman sehat

Supaya kinerja collagen bisa maksimal, pertama-tama Anda perlu menghindari pantangan di atas. Selain itu, Anda juga bisa mulai minum minuman yang mengandung collagen agar jumlahnya di dalam tubuh tetap stabil. Terlebih jika Anda sudah mengalami ciri-ciri defisiensi collagen di atas.

Salah satu minuman collagen yang bisa Anda pertimbangkan adalah Sido Muncul C+Collagen. Minuman ini mengandung Collagen Tripeptide 500 mg yang dipadukan dengan Vitamin C 1000 mg. Hasilnya, bisa membantu menjaga elastisitas kulit sekaligus meningkatkan sistem imun tubuh.

Lalu kira-kira, minum collagen berapa kali sehari? Khusus untuk Sido Muncul C+Collagen, Anda dapat mengonsumsinya satu hari sekali. Cara pakainya sangat mudah karena Anda hanya perlu mencampurkan 1 sachet Sido Muncul C+Collagen dengan 200 ml air putih. 

Jika Anda bertanya-tanya minum collagen sebaiknya pagi atau malam, keduanya sama-sama baik. Anda dapat meminumnya di pagi hari sebelum makan atau di malam hari sebelum tidur. Mengingat segala manfaatnya, ayo segera dapatkan produknya di Sido Muncul Store atau e-commerce favorit Anda!

Pastikan Anda menghindari semua pantangan saat minum collagen di atas. Tujuannya agar penyerapan collagen lebih optimal. Jadi, sudah siap untuk mulai meminum Sido Muncul C+Collagen secara rutin?

Butuh Bantuan