Apa Itu Fish Collagen? Manfaat, Bedanya dengan Collagen, dan Cara Memilihnya
Fish collagen adalah jenis collagen dari ikan yang dikenal memiliki bioavailabilitas tinggi sehingga lebih mudah diserap tubuh. Tapi kenapa banyak orang mulai membicarakannya? Salah satunya adalah karena produksi collagen tubuh bisa menurun sekitar 1–1,5% setiap tahun setelah usia 25 tahun.[1]
Sementara itu, protein ini berperan penting untuk kulit, sendi, tulang, hingga rambut. Jika begitu, apakah tubuh perlu tambahan collagen dari luar? Kenapa fish collagen adalah pilihan yang lebih mudah untuk dimanfaatkan tubuh? Mari bahas bersama di artikel ini.
Kenapa Fish Collagen Semakin Banyak Dibicarakan?

Pembahasan tentang collagen mulai berubah dalam beberapa tahun terakhir. Kalau dulu orang hanya fokus pada jumlahnya, sekarang mereka mempertanyakan apakah collagen benar-benar mudah diserap tubuh.
Tapi memang tidak ada collagen yang sama. Ukuran molekulnya bahkan menentukan seberapa baik tubuh dapat memanfaatkannya. Collagen peptide yang berukuran di bawah 5000 Dalton, misalnya, jadi tipe yang sangat mudah diserap.[2]
Fish collagen yang peptidanya lebih kecil dan strukturnya mirip dengan collagen alami manusia jadi semakin menarik perhatian.[3] Bahkan, produk seperti Vitamin C1000 Plus Collagen menggunakan fish collagen tripeptide berukuran kecil agar penyerapan lebih optimal.
Jadi, jenis collagen satu ini semakin banyak yang membicarakan bukan karena tren semata, tapi karena cara manusia memahami nutrisi juga semakin berkembang.
Apa Manfaat Fish Collagen bagi Tubuh?

Berikut adalah beberapa manfaat yang diperoleh tubuh dengan rutin mengonsumsi fish collagen.
1. Kulit Lebih Elastis, Bukan Sekadar Lebih Lembab
collagen menjaga struktur dermis, lapisan kulit yang memberi kekuatan dan elastisitas. Ketika asupannya cukup, jaringan kulit dapat mempertahankan kekenyalannya.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi fish collagen untuk kulit selama 8-12 minggu mampu meningkatkan elastisitasnya hingga sekitar 15%.[4] Selain hidrasi, struktur kulit dari dalam juga ikut bekerja.
2. Fondasi Kuat untuk Sendi dan Jaringan Tubuh
Mengapa collagen sering dikaitkan dengan sendi? Protein ini membentuk struktur tulang rawan dan jaringan ikat. Bahkan sekitar 25-35% dari total protein dalam tubuh manusia adalah collagen, sehingga jadi protein struktural paling melimpah yang menopang kulit, otot, tulang, hingga ligamen.[5]
3. Rambut dan Kuku Tumbuh Lebih Kokoh
Fish collagen juga menyediakan asam amino yang mendukung pembentukan keratin, komponen penting rambut dan kuku. Menariknya, tubuh memiliki lebih dari 28 jenis collagen, tetapi tipe I adalah yang paling dominan pada kulit, rambut, dan jaringan ikat.[6] Tak heran kalau jenis protein ini sering dikaitkan dengan kesehatan penampilan.
Fish Collagen vs Collagen Lain: Ini Bedanya

Apakah semua collagen punya cara kerja yang sama? Tidak selalu. Perbedaan fish collagen dan bovine collagen jadi topik bahasan yang sering muncul. Selain pada sumber bahan, perbedaannya juga terdapat pada struktur molekul dan cara tubuh menyerapnya.
Peptida pada collagen ikan lebih kecil, yang masih diproses hingga menjadi collagen tripeptide. Ukuran yang kecil ini memudahkan tubuh untuk memanfaatkannya. Hal ini juga yang membuat bioavailabilitas collagen ikan lebih tinggi—bahkan bisa 1,5 kali lebih tinggi daripada collagen mamalia.[7]
Cek tabel berikut untuk membandingkan collagen ikan dan yang bersumber dari mamalia.
|
|
Fish Collagen |
Mammal Collagen |
|
Sumber |
Ikan |
Sapi, domba, kuda, babi |
|
Ukuran |
Kecil |
Relatif besar |
|
Bioavailabilitas |
Tinggi |
Sedang |
|
Komposisi Asam Amino |
Beragam |
Standar |
Fish collagen sering jadi pilihan sebagai sumber collagen tambahan karena karakteristik ini. Bisa Anda temukan dengan mudah di berbagai produk nutrisi.
Cara Membantu Memenuhi Kebutuhan Collagen

Lalu bagaimana cara memenuhi kebutuhan collagen sehari-hari? Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan tanpa harus mengubah total gaya hidup dengan drastis, seperti:
-
Konsumsi makanan mengandung collagen alami, seperti ikan, kaldu tulang, dan sumber protein hewani
-
Penuhi vitamin dan mineral pendukung pembentukan collagen
-
Memilih minuman collagen yang praktis untuk mempermudah konsumsi
Sido Muncul C+Collagen adalah produk tepat yang patut Anda pertimbangkan. Selain memberikan manfaat collagen ikan mudah diserap tubuh, produk ini memiliki vitamin C yang tinggi.
Pilihan Praktis untuk Mendukung Asupan Collagen

Jika Anda mencari sumber collagen terbaik untuk tubuh yang praktis, Sido Muncul C+Collagen bisa menjadi pilihan menarik. Produk ini memadukan fish collagen tripeptida berukuran molekul kecil—sehingga penyerapannya lebih mudah—dengan Vitamin C 1000 mg.
Nutrisi ini penting untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C per hari sekaligus mendukung pembentukan collagen alami tubuh. Jadi, selain membantu menjaga elastisitas kulit, tubuh juga mendapatkan asupan untuk menjaga daya tahan tubuh.
Cukup campurkan satu sachet dengan 200 ml air dingin, lalu nikmati sebagai bagian dari rutinitas sehat Anda.
Berikan yang Tubuh Butuhkan

Tubuh perlu collagen untuk menjaga kekuatan jaringan, dari kulit hingga sendi. Ketika produksinya menurun, memilih sumber yang mudah dimanfaatkan tubuh jadi sangat penting. Fish collagen adalah pilihan yang patut Anda pertimbangkan.
Jika ingin cara praktis membantu memenuhinya, coba Sido Muncul C+Collagen dengan fish collagen tripeptide dan vitamin C. Jalani hidup yang sehat bersama Sido Muncul!
Share this post
Related Posts
7 Manfaat Collagen untuk Wajah: Bukan Sekadar Anti-Aging
7 Sumber Makanan dan Minuman yang Mengandung Collagen Tinggi
Collagen Untuk Apa? Simak Manfaat Vitalnya untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh
Collagen yang Bagus untuk Memutihkan Kulit: Jangan Salah Pilih!
Minum Collagen Tak Boleh Sembarangan, Cek Cara Konsumsinya dengan Benar!
Komentar
Topics
- Daya Tahan Tubuh
- Mata
- Stamina
- Vitamin
- Radikal Bebas
- Antioksidan
- Susu Jahe
- Jahe
- Peredaran Darah
- Khusus Dewasa
- Asam Urat
- Batuk Pilek
- Flu
- Anak Anak
- Kunyit Asam
- Bilberry
- Empon Empon
- Maag
- Diet
- Autoimun
- Kolesterol
- Masuk Angin
- Asam Lambung
- Sariawan
- Keputihan
- Jerawat
- Pegal dan Linu
- Panas Dalam
- Darah Tinggi
- Haid
- Kanker
- Insomnia
- Demam Berdarah
- Ibu Menyusui
- Hormon Testosteron
- Disfungsi Ereksi
- Disfungsi Seksual
- Hormon Wanita
- Sakit Perut
- Perut Kembung
- Olahraga
- Ambeien
- Wasir
- Kesehatan Pria
- Nafsu Makan
- Gangguan Lambung
- Kesehatan
- Liver
- Hati
- Hepatitis
- Batuk
- Badan Lemas
- Kesehatan Tulang
- Kesehatan Kulit
- Otak
- Jantung
- Otot
- Promil
- PMS
- Reward Point
- Lemak
- Gula Darah
- Kulit Gatal
- Sakit Pinggang
- Berat Badan
- Kesehatan Pencernaan
- Encok
- Sakit Sendi
- Ibu Hamil
- Bayi
- Bersalin
- Menghangatkan Badan
- Mual
- Tenggorokan
- Pernafasan
- Buang Air Kecil
- Keringat Dingin
- Sakit Kepala
- Demam Salesma
- Badan Meriang
- Buang Air Besar
- Stress
- Gelisah
- Kesehatan Wanita
- Diabetes
- Vertigo
- Kencing Manis
- Demam
- Muntah
- Metabolisme
- PCOS
- Bau Badan
- DOMS
- Sendawa
- Collagen

Masuk