13 Jenis Jamu Tradisional Indonesia yang Wajib Anda Coba

13 Jenis Jamu Tradisional Indonesia yang Wajib Anda Coba

Salah satu warisan budaya nusantara yang kaya manfaat adalah banyaknya jenis jamu tradisional yang ada hingga saat ini. Bukan hanya minuman herbal, keberadaan jamu saat ini menjadi cerminan kekayaan alam dan kearifan lokal.

Dalam perjalanan mengangkat jamu ke panggung global, Sido Muncul berperan penting sebagai produsen jamu tradisional terbesar di Indonesia. Melalui artikel ini, Anda akan menemukan ulasan mengenai jenis-jenis jamu dan manfaatnya untuk tubuh.

1. Kunyit Asam

Minuman herbal alami terbuat dari kunyit

Seperti namanya, jamu yang satu ini terdiri dari dua bahan utama: rimpang kunyit dan buah asam. Agar manis, gula aren sering ditambahkan ke jamu yang satu ini.

Kunyit asam menawarkan pendekatan holistik untuk menguatkan sistem imun, detoks tubuh, hingga meredakan nyeri haid dan melancarkan siklus bulanan wanita [1].

2. Teh Rosella

Tanaman rosella

Teh yang satu ini terbuat dari sari kelopak bunga Rosella. Warnanya merah cerah dan rasa asamnya sangat segar serta khas. Selain vitamin C, bunga yang satu ini mengandung mineral yang baik untuk menjaga kesehatan tulang dan juga antioksidan [2].

Tidak hanya memperkuat sistem imun, teh Rosella juga menawarkan manfaat untuk menurunkan berat badan dan membuat stabil tekanan darah. Selain menjaga penampilan tetap fit, tubuh pun juga sehat.

3. Galian Singset

Apa itu jamu Galian Singset? Ini merupakan ramuan tradisional yang terbuat dari kunyit, jahe, dan rempah-rempah alam lainnya. Manfaat utamanya adalah menjaga bentuk tubuh ideal, sehingga sangat populer di kalangan mereka yang baru melahirkan.

Dengan membuat lancar metabolisme tubuh, Galian Singset membantu secara alami merawat kecantikan dari alam [1].

4. Cabe Puyang

Cabai jawa

Jamu tradisional terbuat dari apa? Jamu tradisional cabe puyang berbahan dasar cabai jawa, lengkuas, kunyit, dan beberapa bahan lainnya. Kemudian, kombinasi bahan-bahan ini membuat sirkulasi darah lancar dan mengurangi rasa sakit pada otot maupun sendi [3].

5. Jamu Pahitan

Daun sambiloto dan brotowali

Seperti namanya, ramuan tradisional yang satu ini memiliki rasa pahit. Hal ini terjadi karena bahan-bahan jamu pahitan terdiri dari campuran sambiloto [4] dan brotowali [5], yang terkenal akan rasa pahitnya. Namun jangan salah, jamu ini berkhasiat meningkatkan fungsi hati dan membersihkan darah secara alami.

6. Temulawak

Temulawak segar dan bubuk

Terkenal juga dengan nama kunyit putih, jamu temulawak memberikan banyak manfaat untuk kesehatan pencernaan dan hati. Kurkumin di dalamnya juga membuat jamu yang satu ini meningkatkan produksi empedu dan mengurangi inflamasi serta menyehatkan tubuh secara umum [1].

7. Beras Kencur

Segelas jamu beras kencur

Sebagai pilihan klasik, jamu yang satu ini hadir dengan manfaat meredakan batuk dan sakit tenggorokan serta meningkatkan stamina [6]. Terbuat dari ekstrak kencur dan beras yang sudah digiling halus, beras kencur selalu menjadi pilihan baik anak-anak maupun dewasa di berbagai occasion.

8. Gepyokan

Potongan jahe dan bubuk kunyit

Jamu tradisional yang satu ini terbuat dari campuran rempah alami termasuk jahe dan kunyit [1]. Oleh karena itu, efek utamanya adalah rasa hangat yang juga meredakan gejala masuk angin.

9. Daun Pepaya

Buah pepaya dan daunnya

Bahan jamu tradisional yang satu ini adalah daun pepaya. Meskipun pahit, jamu ini efektif untuk meningkatkan nafsu makan dan mengatasi masalah pencernaan. Tidak hanya itu, kandungan enzim papain yang tinggi membantu tubuh memecah protein sehingga pencernaan semakin lancar [8].

10. Mengkudu

Buah mengkudu

Meskipun aromanya aneh untuk sebagian orang, buah mengkudu menawarkan banyak vitamin, zat besi, dan potasium. Bahkan, antioksidan di dalamnya efektif untuk memerangi ragam penyakit.

Manfaatnya sendiri sangat kaya, seperti mengelola tekanan darah, pereda nyeri, hingga memperbaiki masalah pencernaan [9].

11. Daun Luntas

Daun beluntas yang tumbuh liar

Jamu daun beluntas cukup populer karena kemampuannya menghilangkan aroma tubuh yang tidak sedap. Hal ini terjadi karena daun yang satu ini memiliki sifat antibakteri yang baik. Tidak hanya itu, konsumsi jamu ini juga baik untuk detoks tubuh dan menyembuhkan luka dari dalam [10].

12. Sinom

Segelas jamu sinom dan bahan-bahannya

Terbuat dari buah asam, daun asam muda, dan gula aren serta rempah-rempah, jamu ini sangat segar rasanya. Maka dari itu, minum jamu sinom akan membuat tubuh segar dan menurunkan suhu badan yang tinggi. Bahkan bahan rempah lainnya mendukung kesehatan hati [11].

13. Sirih

Ramuan daun sirih

Terbuat dari daun sirih, jamu ini mendukung kesehatan mulut sekaligus kebersihan organ kewanitaan. Tanaman ini memang kaya akan antibakteri dan memiliki sifat antiseptik yang kuat [12].

Dedikasi Sido Muncul dalam menggabungkan tradisi turun-temurun dengan teknologi modern tidak main-main. Hal ini terlihat dari banyaknya produk berkualitas tinggi yang accessible, higienis, dan juga berkhasiat.

Maka dari itu, tidak berlebihan jika menyebut Sido Muncul sebagai pelestari warisan budaya yang terus berinovasi dan juga mempromosikan kesehatan dengan cara yang mudah diterima masyarakat.

Seperti Tolak Angin, Kuku Bima, Kunyit Asam, hingga produk herbal lainnya bisa menjadi sahabat dalam menjaga kesehatan dengan rasa yang nikmat dan tanpa repot.

Mari jelajahi kekayaan alam Indonesia melalui jamu tradisional. Temukan berbagai jenis jamu yang Anda butuhkan di website Sido Muncul Store dan jaga kesehatan dengan cara alami!