Masa Siklus Menstruasi Tidak Normal: Penyebab dan Solusi

Masa Siklus Menstruasi Tidak Normal: Penyebab dan Solusi

Menstruasi seharusnya datang sebagai “tamu bulanan” yang bisa diprediksi. Namun pada kenyataannya, tidak sedikit wanita yang justru dibuat bingung karena jadwal haid maju-mundur yang tidak jelas. Jika Anda saat ini sedang mengalaminya, bisa jadi Anda sedang menghadapi masa siklus menstruasi tidak normal.

 Lalu, apa patokan haid normal, penyebab ketidakteraturannya, dan kapan harus ke dokter? Simak penjelasannya di sini!

Apa Itu Masa Siklus Menstruasi Tidak Normal?

Kalender menstruasi

Siklus menstruasi normal berada di rentang 21–35 hari.[1] Ketika jarak ini terlalu pendek, terlalu panjang, atau berubah-ubah setiap bulan, maka kondisi tersebut masuk dalam kategori siklus haid tidak normal.

Masa siklus menstruasi tidak normal tidak selalu berarti penyakit serius, tetapi sering kali menjadi penanda adanya perubahan hormon atau kondisi tertentu yang memengaruhi sistem reproduksi Anda.

Parameter Durasi dan Frekuensi Haid yang Dianggap Tidak Teratur

Parameter durasi dan frekuensi haid tidak teratur 

Seperti apa siklus haid yang tidak normal? Sebelum memvonis diri sendiri mengalami gangguan kesehatan serius, pahami batasan medis berikut:

1. Dasar Perhitungan

Pahami cara menghitung siklus haid normal dan cek siklus Anda. Hitung dari hari pertama haid keluar di bulan ini sampai hari pertama haid keluar di bulan berikutnya.

2. Batasan Normal dan Tidak Normal

Pada keadaan sehat, tubuh wanita memiliki "jadwal biologis" sebagai berikut:

  • Siklus: 21 hingga 35 hari.

  • Durasi Pendarahan: 2-7 hari.

Menyimpang dari angka ini, siklus haid tergolong tidak normal dengan istilah medis:

  • Polimenorea: Kurang dari 21 hari. Anda mungkin merasa haid datang terlalu cepat, bahkan dua kali dalam satu bulan.

  • Oligomenorea: Lebih dari 35 hari. Haid terasa jarang datang atau siklusnya sangat molor.

3. Apakah Penyimpangan Ini Berbahaya?

Kondisi di luar siklus normal ini bisa dialami siapa pun. Faktanya, sekitar 12% hingga 15% wanita akan mengalaminya di waktu tertentu akibat kelelahan fisik atau stres emosional.[2]

Namun, Anda perlu waspada jika frekuensi ketidakteraturan ini sering terjadi. Misalnya, jika Anda terus-menerus haid dua kali sebulan atau justru tidak haid berbulan-bulan tanpa alasan kehamilan.

Ambil contoh, apakah siklus haid 38 hari normal? Jawabannya bergantung pada konsistensinya.

Jika sesekali, hal ini mungkin hanyalah respons tubuh terhadap stres yang masih bisa ditoleransi. Namun jika terjadi terus-menerus Anda perlu sedikit waspada. 

Penyebab Umum Siklus Menstruasi Berubah Secara Tiba-Tiba

Penyebab umum siklus menstruasi berubah-ubah

Ada berbagai faktor pemicu yang mungkin sedang Anda alami:

1. Stres Fisik dan Emosional

Tingkat kortisol yang tinggi dapat mengganggu produksi hormon estrogen dan progesteron.

2. Perubahan Berat Badan Ekstrem

Diet ketat atau kenaikan berat badan drastis dapat memperlambat atau menghentikan ovulasi. Dampaknya haid bisa datang terlambat atau tidak sama sekali. 

3. Masalah Medis

PCOS, masalah kelenjar tiroid, hingga kanker dapat mengacaukan sistem komunikasi vital antara otak, ovarium, dan rahim yang berdampak pada ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan siklus ovulasi menjadi kacau.

4. Usia

Haid tidak teratur pada remaja  terjadi karena tubuh masih beradaptasi dengan fluktuasi hormon. Sementara pada usia yang lebih tua, siklus menjadi tidak normal karena menopause.

5. Penggunaan Alat Kontrasepsi

Pil KB atau suntik hormon, bisa mengubah pola menstruasi, terutama saat tubuh masih menyesuaikan diri di beberapa bulan pertama penggunaan.

Dampak Ketidakseimbangan Hormon Terhadap Kesehatan Reproduksi

Hasil testpack negatif

Ketidakseimbangan hormon akan menyebabkan kegagalan proses pematangan atau pelepasan sel telur (anovulasi). 

Kondisi ini tidak hanya memicu kekacauan siklus haid, seperti haid yang terlalu jarang, absen, atau berkepanjangan, tetapi juga menjadi penyebab utama infertilitas atau kesulitan hamil karena tidak adanya sel telur yang siap dibuahi.

Selain itu, tanpa penanganan, gangguan hormonal ini dapat memperburuk kondisi PCOS, endometriosis, serta memunculkan masalah fisik seperti jerawat dan rambut rontok  yang menurunkan kualitas hidup wanita.

Kapan Anda Harus Berkonsultasi ke Dokter Mengenai Masalah Haid

Kapan harus berkonsultasi dengan dokter

Tidak perlu panik setiap kali haid telat satu atau dua hari. Namun, segera jadwalkan kunjungan ke dokter kandungan jika Anda mengalami:

  • Haid berhenti total selama lebih dari 90 hari (dan Anda tidak sedang hamil).[3]

  • Perdarahan melebihi 7 hari dengan volume darah yang tinggi.

  • Kram terasa sangat menyakitkan.

  • Terjadi perdarahan ringan di luar periode haid.

Gaya Hidup Sehat untuk Membantu Mengembalikan Siklus Haid yang Normal

Wanita sedang melakukan yoga

Masalah ini bisa Anda benahi melalui langkah sederhana, seperti:

  • Kurangi Stres: Ambil jeda sejenak lewat yoga, meditasi, atau hibur diri dengan hobi. 

  • Perbaiki Pilihan Makanan: Cintai tubuh Anda dengan piring yang penuh warna: sayur dan buah yang seimbang. 

  • Jaga Kualitas Tidur: Tidurlah 7-8 jam sehari agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk pulih dan beristirahat.

  • Berolahraga: Lakukan aktivitas ringan seperti jogging santai, senam, atau jalan cepat, secara rutin.

Jaga Kelancaran Datang Bulan dengan Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan

Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan

Untuk kelancaran datang bulan, minum Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan. Perpaduan segar dari kunyit, asam, jahe, kencur, serta ekstrak delima dan guarana akan membantu melancarkan menstruasi sambil meringankan gejala haid yang mengganggu.

Jangan biarkan masa siklus menstruasi tidak normal terus menerus mengganggu. Rawat kesehatan reproduksimu dengan Sido Muncul Kunyit Asam Lancar Datang Bulan sekarang!

Butuh Bantuan