10 Cara Mengatasi Anak Susah Makan: Tips dari Ahli Gizi

 10 Cara Mengatasi Anak Susah Makan: Tips dari Ahli Gizi

Cara mengatasi anak susah makan mungkin adalah hal yang ingin Anda pelajari saat ini. Tapi ingat, setiap anak adalah ciptaan yang unik sehingga penyebabnya pun bisa sangat beragam. 

Mulai dari fase pilih-pilih makanan hingga masalah kesehatan, ada banyak hal yang menjadi latar belakang kondisi ini. Sebagai orang tua, penting untuk tidak khawatir berlebihan, apalagi sampai memaksa anak untuk terus makan yang bisa membuatnya trauma. 

Dengan memiliki pemahaman yang tepat dan memilih pendekatan yang sesuai, Anda bisa membantu si Kecil untuk mengembangkan kebiasaan makan yang sehat.

1. Perhatikan Porsi

Porsi snack dan buah-buahan untuk anak

Organ pencernaan anak-anak tidak seperti orang dewasa, begitu juga dengan kebutuhan kalori hariannya. Makanya, penting untuk memastikan bahwa porsi yang Anda berikan pas – tidak kurang apalagi kelebihan. 

Anda bisa menggunakan ukuran tangan anak sebagai acuan. Protein seukuran telapak tangan mereka, misalnya, sudah cukup untuk kebutuhan harian.[1] Menggunakan metode ini juga memperkenalkan mereka terhadap rasa lapar dan kenyang – sekaligus menghindari pemborosan makanan.

2. Anak Tidak Suka Tekanan

Ibu menyuapi anaknya

Seperti orang pada umumnya, anak-anak tidak menyukai tekanan dan paksaan. Sebagai tips anak susah makan, berikan lingkungan yang santai dan rileks. Dorongan tentu tetap diperlukan, tapi lakukan dengan lembut dan tanpa paksaan. 

Baca Juga: 10 Penyebab Anak Susah Makan dan Tips Mengatasinya

Lagipula, setiap orang punya pace masing-masing – begitu pula dengan anak yang sedang susah makan. Jadi, berikan pendekatan positif ketika mengajak anak mencoba makanan baru – dan tentu saja, kesabaran.

3. Ikuti Kemauan Anak

Anak laki-laki makan dengan tangannya

Bagaimana cara agar anak mau makan? Terkadang cara yang paling ampuh adalah dengan mengikuti kemauannya. Biarkan si kecil memegang, merasakan, dan bermain dengan makanannya.[2] 

Tentu, sekitar akan jadi lebih berantakan – tapi ini adalah proses belajar. Bahkan membiarkan anak untuk mulai menyuapkan makanannya sendiri juga disarankan. Namun, terus perhatikan apakah anak susah makan karena sedang ingin eksplorasi atau karena masalah kesehatan

4. Sajikan Makanan yang Variatif

Berbagai makanan sehat untuk anak

Tahukah Anda bahwa anak perlu berkali-kali berinteraksi dengan makanan, hingga akhirnya benar-benar mau makan makanan tersebut? Jadi, jangan bosan-bosan menawarkan makanan baru yang variatif. 

Biasanya anak butuh hingga 20x percobaan hingga merasa familiar dengan suatu makanan dan menikmatinya.[3] Agar lebih mudah, sajikan makanan baru dengan makanan lain yang sudah dikenal oleh si Kecil. 

Selain itu, memberikan makanan seperti yang dimakan anggota keluarga lainnya juga menjadi ide yang baik, mengingat anak-anak cenderung mencontoh apa yang mereka lihat.

5. Berikan Contoh yang Baik

Ayah dan anak makan burger bersama

Untuk mengatasi anak susah makan, menjadi contoh yang baik sangat penting. Tunjukkan kegembiraan Anda saat makan, dengan ekspresi wajah yang positif dan komentar antusias tentang rasa makanan. 

Anak cenderung meniru dan tertarik mencoba makanan ketika mereka melihat orang tua mereka menikmatinya. Selain itu, libatkan mereka dalam proses memilih dan menyiapkan makanan, serta berikan penjelasan sederhana tentang manfaat makanan.

6. Tetapkan Waktu Makan

Balita sedang makan dan memegang botol

Selain itu, perlu juga untuk menetapkan waktu makan, misalnya 20 menit untuk satu sesi makan.[4] Apabila si Kecil tidak mau menyentuh makanannya sama sekali, sisihkan dengan tenang – tidak perlu terbawa emosi. 

Anda juga tidak perlu menawarkan alternatif makanan atau kudapan lain. Berikan saja air putih atau susu (jika masih minum susu) hingga waktu makan berikutnya.

7. Ajak Si Kecil Mempersiapkan Makanan

Menyiapkan makanan bersama anak

Terkadang cara agar anak mau makan adalah dengan tidak melulu menyuruhnya makan ketika waktunya makan. Segala interaksi terhadap makanan, meskipun si Kecil menolaknya, akan meningkatkan familiaritas anak terhadap makanan tersebut.[4] Atau, Anda bisa mengajaknya mempersiapkan makanan – bahkan mulai dari menanamnya.[3]

8. Jadikan Makan sebagai Pengalaman Seru

Anak tersenyum membawa semangkuk salad

Menciptakan pengalaman yang seru saat makan juga bisa memantik keinginan anak untuk makan. Jadikan makan bersama sebagai rutinitas. 

Selain membuat suasana terasa hangat, kehadiran orang tua saat makan akan menjadi contoh yang baik bagi anak dalam membentuk kebiasaan yang sehat.[5] Makan sambil berinteraksi tentu menjadi momen seru buat si Kecil.

9. Suplemen Penambah Nafsu Makan

Anak Sehat Anggur Sido Muncul

Apa solusi anak susah makan? Suplemen penambah nafsu makan, seperti Anak Sehat dari Sido Muncul bisa membantu masalah ini. Suplemen ini umumnya mengandung bahan-bahan yang dirancang untuk meningkatkan nafsu makan.[6]

Baca Juga: Jamu Anak Sehat Sido Muncul: Kandungan, Manfaat & Cara Minum

Namun, penting untuk diingat bahwa suplemen harus digunakan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan, dan hanya digunakan sebagai pendamping untuk pendekatan kesehatan anak secara seimbang. Lalu diet apa yang seimbang untuk anak? Mengingat kebutuhan setiap anak berbeda, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

10. Konsistensi dan Kesabaran

Ayah mencoba menyuapi anaknya

Semua hal di atas hanya akan berbuah hasil apabila orang tua konsisten dan sabar dalam melakukannya. Hal ini perlu waktu dan approach yang berulang-ulang. Take your time. Namun, apabila ada kekhawatiran anak mengalami defisiensi nutrisi, segera konsultasikan ke dokter.

Penting untuk Anda ingat bahwa setiap usaha adalah investasi bagi kesehatan dan kebiasaan makan anak-anak di masa depan. Anda juga perlu melapangkan kesabaran seluas-luasnya sambil menerapkan sedikit sentuhan kreativitas dalam menyiapkan berbagai pilihan makanan. 

Teruslah berusaha dengan penuh cinta dan kesabaran untuk menemukan cara mengatasi anak susah makan.