15 Cara Efektif untuk Mengurangi Nyeri Haid Hari Pertama
Mengurangi nyeri haid hari pertama akan sangat memudahkan Anda dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Tidak bisa dipungkiri, hari pertama menstruasi kerap menjadi tantangan berat bagi banyak wanita, karena rasa nyeri yang datang sering kali terasa sangat menyakitkan. Tidak heran, jika beberapa negara bahkan mulai memberikan cuti khusus bagi wanita yang sedang menstruasi.
Mengatasi ini, ada beberapa pendekatan bisa Anda lakukan untuk meredakan nyerinya. Cari tahu caranya di sini!
Penyebab Nyeri Haid

Peningkatan kadar prostaglandin menjelang menstruasi memicu kontraksi otot rahim yang lebih intens.
Kontraksi ini berperan penting dalam proses pengelupasan lapisan rahim sehingga darah haid bisa keluar. Sayangnya, semakin tinggi kadar prostaglandin, semakin kuat pula kontraksi yang terjadi, sehingga rasa nyeri yang Anda alami pun semakin hebat.
Saat haid baru mulai, prostaglandin berada pada level tertinggi, sehingga hari pertama menstruasi sering kali menjadi sangat menyakitkan.[1]
Bagaimana Cara Meredakan Nyeri Haid Hari Pertama?
Jika Anda sering merasa tersiksa oleh nyeri haid pada hari pertama, berikut ini 15 cara meredakan nyeri haid yang bisa Anda coba untuk menguranginya:
1. Mengonsumsi Teh Pepermin

Mentol di daun pepermin membawa sifat antispasmodik, artinya konsumsinya dapat merelaksasikan otot dan meminimalisir nyeri perut. Selain itu, asam lemak di daun ini juga bisa menekan produksi prostaglandin selama datang bulan.[2]
2. Mengonsumsi Teh Jahe

Bioaktif di dalam jahe, yakni shogaol juga gingerol, punya sifat anti radang yang memiliki kemampuan mencegah produksi prostaglandin.
Buat teh jahe dengan campuran 10 gram jahe, 10 gram gula jawa, dan 400 ml air dan konsumsi selama dua hari untuk mengurangi nyeri menstruasi Anda.[3]
3. Mengonsumsi Teh Kunyit

Kurkumin dari rimpang kuning ini mempunyai kemampuan meminimalisir peradangan dan kontraksi di rahim.[4]
Seduh rimpang kunyit dan campurkan dengan madu untuk menghasilkan minuman yang memenangkan nyeri haid dan lebih nikmat dikonsumsi.
4. Mengonsumsi Minuman Asam Jawa

Asam jawa mengandung dua senyawa yang terkenal sebagai penekan rasa sakit selama datang bulan, yakni kurkumin dan antosianin.
Uji coba tahun 2013 terhadap siswi wanita mengungkapkan bahwa air rebusan asam jawa secara efektif menurunkan rasa nyeri pada sekitar 47% subjek. Sementara itu, sekitar 30% subjek tidak lagi merasakan nyeri haid.[5]
5. Terapi Air Putih

Cara meredakan nyeri haid secara alami lainnya juga bisa Anda lakukan dengan terapi air putih.
Anda bisa mengonsumsi dua gelas air putih setelah banguan tidur, 1,5 gelas sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam, lalu minum lagi satu gelas sebelum tidur.[6] Lakukan terapi tiga hari sebelum menstruasi untuk merasakan khasiat nya.
6. Mengonsumsi Teh Kamomil

Untuk mengurangi nyeri di malam hari, minuman untuk meredakan nyeri haid yang juga bisa Anda konsumsi adalah teh kamomil.
Bunga kamomil mempunyai glisin dan hipurat, dua senyawa yang dapat meredakan kejang otot. Selanjutnya, sifat sedatif bunga ini akan membantu Anda mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.
7. Kompres Air Hangat

Menggunakan metode non-farmakologis, Anda bisa meletakkan botol berisi air hangat yang dibungkus handuk di perut selama 10 hingga 20 menit untuk meredakan nyeri secara efektif.[7]
8. Menempelkan Koyo di Perut Bagian Bawah

Kehangatan dari koyo akan bekerja meredakan ketegangan di otot, sehingga membuat nyeri yang Anda rasakan perlahan-lahan menghilang.
9. Melakukan Pijatan

Cara meredakan nyeri haid dengan pijatan dapat Anda lakukan dengan menekan titik akupresur LV3 yang berada di antara jempol dan telunjuk kaki selama satu menit. Lakukan pijatan sebelum dan selama datang bulan.
10. Melakukan Akupuntur

Saat jarum akupunktur menusuk area titik limpa 6 atau SP6 (terletak di atas pergelangan kaki), otot-otot Anda akan mulai rileks, sehingga rasa nyeri dapat ditekan dan tubuh merasa lebih tenang dan nyaman.
11. Tidur dengan Posisi Janin

Posisi tidur untuk mengurangi nyeri haid adalah posisi tidur di mana Anda tidur miring sedikit meringkuk seperti bayi di dalam kandungan. Lalu, posisikan bantal di antara kedua kaki. Metode ini membantu meredakan ketegangan pada otot perut, sehingga rasa nyeri pun berkurang.
12. Melakukan Aerobik

Rutin melakukan olahraga aerobik jauh-jauh hari sebelum datang bulan dapat mengurangi hingga 90% nyeri yang Anda biasa rasakan saat haid. Lakukan olahraga ini setidaknya tiga hingga empat kali seminggu untuk merasakan efektivitasnya.[8]
13. Relaksasi dengan Air Hangat

Jika Anda memiliki bak mandi di rumah, berendam dalam air hangat bisa meningkatkan aliran darah dan menenangkan otot, sehingga nyeri pun berangsur berkurang.
14. Mengonsumsi Obat Oral

Ibuprofen dan aspirin bekerja dengan cara mengurangi prostaglandin. Dengan begitu, kontraksi otot rahim pun berkurang dan rasa sakit yang Anda alami jadi lebih terkendali. Meski begitu, penggunaan obat-obatan ini sebaiknya tetap dibawah pengawasan dokter.
15. Mengonsumsi Sido Muncul Jamu Jamoe Life Style Kunyit Asam

Dalam setiap kemasannya, Sido Muncul Jamu Jamoe Life Style Kunyit Asam mengandung kunyit dan asam jawa yang telah terbukti efektif menekan rasa nyeri selama datang bulan dan memperlancar haid.
Lelah dengan nyeri menstruasi yang selalu menghantui Anda setiap bulannya? Siap sedia dan konsumsi Sido Muncul Jamu Jamoe Life Style Kunyit Asam di rumah sebagai cara mengurangi nyeri haid hari pertama yang praktis dan efektif!
Belanja Sehat dan Hemat di Sido Muncul Store!
Dapatkan poin reward pada setiap pembelian, kumpulkan point dan tukarkan dengan potongan harga! Semakin banyak poin, semakin hemat belanja! Yuk, kunjungi Sido Muncul Store sekarang!
Share this post
Related Posts
11 Solusi Aman untuk Melancarkan Haid tanpa Efek Samping
Fakta-fakta Penting Menstruasi (Haid) yang Harus Anda Ketahui
15 Cara agar Cepat Haid untuk Menstruasi Kembali Teratur
Gejala Pra-Haid: 15 Tanda-Tanda Haid yang Tak Boleh Diabaikan
15 Cara Meredakan Nyeri Haid: Panduan Lengkap untuk Wanita
Comments
Monthly Archive
Topics
- Daya Tahan Tubuh
- Mata
- Stamina
- Vitamin
- Radikal Bebas
- Antioksidan
- Susu Jahe
- Jahe
- Peredaran Darah
- Khusus Dewasa
- Asam Urat
- Batuk Pilek
- Flu
- Anak Anak
- Kunyit Asam
- Bilberry
- Empon Empon
- Maag
- Diet
- Autoimun
- Kolesterol
- Masuk Angin
- Asam Lambung
- Sariawan
- Keputihan
- Jerawat
- Pegal dan Linu
- Panas Dalam
- Darah Tinggi
- Haid
- Kanker
- Insomnia
- Demam Berdarah
- Ibu Menyusui
- Hormon Testosteron
- Disfungsi Ereksi
- Disfungsi Seksual
- Hormon Wanita
- Sakit Perut
- Perut Kembung
- Olahraga
- Ambeien
- Wasir
- Kesehatan Pria
- Nafsu Makan
- Gangguan Lambung
- Kesehatan
- Liver
- Hati
- Hepatitis
- Batuk
- Badan Lemas
- Kesehatan Tulang
- Kesehatan Kulit
- Otak
- Jantung
- Otot
- Promil
- PMS
- Reward Point
- Lemak
- Gula Darah
- Kulit Gatal
- Sakit Pinggang
- Berat Badan
- Kesehatan Pencernaan
- Encok
- Sakit Sendi
- Ibu Hamil
- Bayi
- Bersalin
- Menghangatkan Badan
- Mual
- Tenggorokan
- Pernafasan
- Buang Air Kecil
- Keringat Dingin
- Sakit Kepala
- Demam Salesma
- Badan Meriang
- Buang Air Besar
- Stress
- Gelisah
- Kesehatan Wanita
- Diabetes
- Vertigo
- Kencing Manis
- Demam
- Muntah
- Metabolisme
- PCOS
- Bau Badan
- DOMS
- Sendawa
- Collagen

Sign In