Anak Menolak Nasi, Perlukah Merasa Khawatir?

  1. Admin
  2. 2022-09-05

Bukan makan namanya kalau belum makan nasi.

Ini adalah anggapan banyak orang Indonesia. Hal yang wajar memang, karena nasi merupakan salah satu makanan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Inilah yang terkadang membuat orang tua merasa khawatir ketika anaknya belum makan nasi sama sekali dalam satu hari. Apalagi jika anak sampai benar-benar menolak makan nasi hingga beberapa hari.

Penyebab Anak Menolak Makan Nasi

Semakin bertambah usia anak, maka ia mulai bisa mengenal rasa sehingga bisa menentukan sendiri makanan favoritnya dan yang tidak disukainya. Bisa saja suatu saat anak hanya mengonsumsi satu jenis makanan dan pada saat lainnya anak justru menolak makanan tersebut. Termasuk juga untuk nasi, ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab anak menolak makan nasi, di antaranya:

  • Anak lebih menyukai rasa yang kuat sementara nasi memiliki rasa yang tawar
  • Anak tidak menyukai tekstur nasi yang lembek
  • Bosan makan nasi setiap hari dan ingin mencoba makanan baru

Mengatasi Anak yang Menolak Makan Nasi

Memang nasi merupakan salah satu makanan pokok yang mengandung nutrisi penting bagi tubuh, yaitu karbohidrat serta beberapa vitamin lainnya. Sebagai sumber karbohidrat utama bagi tubuh, hal yang wajar jika Anda merasa khawatir saat anak menolak makan ini. Namun sebenarnya, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena Anda bisa mengatasinya dengan memberikan sumber karbohidrat lain.

Berikut ini adalah beberapa sumber karbohidrat lain yang bisa Anda jadikan alternatif pengganti nasi, yaitu:

  • Kentang

Ini merupakan makanan pengganti nasi yang sudah sangat umum di Indonesia. Bahkan beberapa makanan cepat saji terkadang menawarkan mengganti menu nasi dengan kentang. Kentang memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibanding nasi sehingga lebih baik bagi kesehatan pencernaan. Namun sebaiknya, batasi konsumsi kentang yang diolah dengan cara digoreng karena kandungan minyak pada makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan anak.

  • Ubi

Umbi-umbian ini juga cukup sering dijadikan sebagai pengganti nasi. Selain mengandung karbohidrat, ubi juga mengandung beta karoten dan juga berbagai vitamin seperti vitamin A, B6, dan vitamin C. Namun, konsumsinya harus dibatasi agar tidak berlebihan karena ubi mengandung asam oksalat dan kalsium yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, berpotensi menyebabkan batu ginjal serta masalah kesehatan lainnya.

  • Singkong

Selain ubi, singkong juga bisa menjadi sumber karbohidrat utama. Bahkan, mulai banyak yang menyarankan untuk melakukannya karena singkong memiliki indeks glikemik lebih aman dibanding nasi. Selain itu, singkong juga mengandung vitamin C dan merupakan sumber pati resisten yang dapat meningkatkan kesehatan usus dan membantu memelihara bakteri baik dalam sistem pencernaan.

  • Jagung

Jagung bisa menjadi alternatif pengganti untuk nasi karena tinggi karbohidrat dan serat, sehingga membuat rasa kenyang lebih lama. Selain itu jagung juga kaya akan vitamin B6 dan B9 sebagai sumber energi. Namun sama halnya dengan ubi, Anda sebaiknya membatasi konsumsi jagung pada anak khususnya jika memiliki riwayat diabetes. Sebab meskipun jagung dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah, tetapi jika dikonsumsi berlebihan bisa berdampak sebaliknya.

Jika anak menolak makan nasi karena memang nafsu makannya yang sedang menurun, maka Anda bisa mengatasinya dengan memberikannya vitamin anak yaitu Anak Sehat dari Sido Muncul. Suplemen herbal ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet , atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

Setelah mengetahui informasi di atas, Anda jangan khawatir lagi ya jika anak menolak nasi. Sebab ternyata masih banyak makanan pengganti nasi lainnya yang justru lebih sehat daripada nasi.

Kategori