Ingin Mata Anak Selalu Sehat? Lakukan Ini, yuk!

  1. Admin
  2. 2022-08-11

Punya anak dengan mata yang sehat adalah mimpi setiap orang tua; terutama mereka yang memiliki rabun jauh atau rabun dekat. Pasalnya, kondisi miopi (rabun jauh) ataupun hipermetropi (rabun dekat) orang tua dapat menurun secara genetik pada anak-anak. Menurut penelitian, bahkan, kecenderungan itu dapat mulai berkembang sejak usia prasekolah anak-anak. Jika Anda ingin mata anak selalu sehat, yuk mulai biasakan beberapa hal berikut!

Fakta tentang anak dengan orang tua pengidap rabun jauh 

Seperti yang telah disinggung di atas, anak dengan orang tua yang memiliki miopi punya risiko mengidap kondisi yang sama pada usia dini. Jurnal berjudul Association of Parental Myopia with Higher Risk of Myopia Among Multiethnic Children Before School Age menemukan bahwa persentase kemungkinan itu akan semakin tinggi apabila orang tua sang anak sudah memiliki rabun jauh pada usia muda.

Jika Anda atau pasangan pertama kali mengenakan kacamata di usia 21 tahun ke atas, kemungkinan si kecil akan memakai kacamata di usia muda (di atas satu tahun) ada di angka 8%. Apabila menggunakan kacamata minus mulai usia 12–20 tahun, kemungkinan itu meningkat 10,9% (dari ibu) atau 12,1% (dari ayah). Sementara bila sudah berkacamata dari usia 11 tahun ke bawah, anak punya potensi rabun jauh sebesar 12,8% (dari ibu) atau 13,4% (dari ayah). Semua kemungkinan ini terlepas dari jenis kelamin si kecil.

Kondisi mata anak tak sehat lainnya 

Rabun jauh atau miopi bukanlah satu-satunya masalah mata pada anak yang terjadi karena faktor genetik. Sebab, anak-anak dengan orang tua yang punya kondisi mata tidak sehat juga berpotensi mengidap rabun dekat atau hipermetropi, buta warna, retinitis pigmentosa atau kasus langka seperti penurunan progresif pada retina.

Hal yang mesti dilakukan orang tua

Untuk itu, berikut adalah hal yang wajib Anda lakukan jika ingin mata anak selalu sehat, yaitu:

  • Memeriksakan mata anak

Hal pertama yang mesti Anda lakukan ialah memeriksakan mata anak secara rutin. Dengan begitu, Anda bisa tahu apakah mata anak ada dalam kondisi sehat atau tidak. Selain itu, mengunjungi dokter mata secara rutin juga akan memberi Anda kesempatan untuk tahu lebih dulu apabila ada masalah pada mata si kecil.

Pun jika Anda atau pasangan tidak menggunakan kacamata hingga kini, memeriksakan mata anak ke dokter mata tetap harus, ya. Setidak-tidaknya, Anda sudah membawa si kecil ke dokter mata sejak ia berusia 6 bulan dan mengulangnya setiap 2 tahun sekali.

  • Mengajak anak keluar ruangan

Tahukah Anda bahwa menghabiskan waktu anak terus-terusan di dalam rumah dapat mempercepat kemungkinan rabun jauh pada anak? Ya, menurut CincinnatiChildrens.org, hal itu lantaran anak tidak ‘bersentuhan’ langsung dengan sinar matahari alami.

Sejumlah penelitian medis juga menunjukkan kalau menghabiskan waktu setidaknya 90 menit di bawah sinar matahari setiap harinya dapat memperlambat perkembangan miopi pada anak. Hanya saja, Anda juga mesti menjaga si kecil dari sinar ultraviolet, ya. Jadi, jangan lupa memakaikan tabir surya, kacamata hitam, serta topi jika ingin mengajaknya keluar ruangan, terutama pada siang hari.

  • Membatasi penggunaan gawai

Pada era digital seperti sekarang, gawai atau gadget bukan lagi benda asing buat anak-anak. Perangkat elektronik ini memang punya banyak manfaat – terutama informasi dan pengetahuan – buat si kecil. Sayangnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat memicu kerusakan pada mata anak.

Untuk itu, Anda wajib membatasi jam main si kecil dengan gadget jika ingin mata anak selalu sehat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa waktu ideal anak-anak, terutama balita, untuk bermain gadget itu tidak boleh lebih dari satu jam per hari.

  • Memberi nutrisi untuk mata anak

Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan ialah memberikan nutrisi yang cukup untuk mata anak. Menurut laman Hello Sehat, hal ini bisa dimulai dengan membiasakan anak buat makan sayur dan buah-buahan seperti wortel, tomat, stroberi, dan lainnya. Pemilihan macam-macam panganan ini didasarkan oleh kandungan vitamin C, antioksidan, vitamin E, seng, asam lemak omega-3, juga lutein yang tentu baik untuk kesehatan mata.

Selain itu, Anda juga bisa memberi Anak Sehat untuk memenuhi asupan nutrisi mata anak. Pasalnya, vitamin anak herbal ini tersusun dari 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu yang diformulasikan khusus untuk anak. Kandungan wortel alami yang digunakan dalam produk ini dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk penuhi nutrisi mata si kecil.

Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

                  Demikianlah ulasan seputar kesehatan mata anak serta hal-hal yang perlu orang tua lakukan jika ingin mata anak selalu sehat. Semoga bermanfaat!

Kategori