Apa yang Harus Bunda Lakukan kalau Si Kecil Underweight?

  1. Admin
  2. 2022-07-14

Underweight atau kekurangan berat badan pada anak dapat diukur dengan indeks massa tubuh (BMI). Jika angka indeks si kecil berada di bawah ambang normal, tentu ia bisa disebut underweight. Kondisi ini, menurut ahli gizi dan medis, disebabkan oleh beberapa hal. Apa sajakah itu dan apa yang harus Bunda lakukan kalau si kecil mengalami kekurangan berat badan? Berikut ini pembahasannya!

Penyebab Kekurangan Berat Badan pada Anak

Untuk mengatasi masalah underweight, Bunda harus tahu lebih dulu apa saja pemicu atau penyebabnya. Dokter ahli gastroenterologi anak dalam situs Cleveland Clinic mengutarakan bahwa hal-hal berikut adalah kemungkinan penyebab kekurangan berat badan pada anak:

  • Tidak mendapat kalori yang cukup. Sembilan puluh persen kasus anak yang kekurangan berat badan disebabkan oleh tidak tercukupinya kebutuhan kalori anak. Kondisi ini bisa dipicu oleh anak yang kurang suka atau senang pilih-pilih makanan, juga karena orang tua yang kurang paham mengenai kebutuhan kalori si kecil. Begitu pula dengan balita yang aktif bergerak namun kurang suka makan.
  • Keterbatasan pilihan makanan. Penyebab kedua anak yang underweight adalah minimnya pilihan makanan yang disiapkan untuknya. Ini bisa terjadi apabila orang tua sedang terlalu sibuk ataupun belum memahami betul selera si kecil. Pada akhirnya, orang tua memilih menu standar atau itu-itu lagi yang pastinya sudah disenangi dan akan dimakan si kecil.
  • Masalah pada mulut. Untuk situasi yang lebih kompleks, anak yang mengalami kekurangan berat badan juga mungkin diakibatkan oleh suatu masalah dalam area mulutnya. Menurut Dokter Radhakrishnan, masalah itu bisa berbentuk sensitivitas oral atau masalah neurologis yang sama-sama dapat memengaruhi kemampuan anak untuk menelan.
  • Masalah pankreas. Selain masalah dalam rongga mulut, pankreas dengan kapasitas kurang baik juga bisa menjadi salah satu penyebab anak kekurangan berat badan. Tanda-tandanya bisa terlihat dari tinja anak, yang mungkin berukuran besar, berbusa, encer, ataupun berminyak.
  • Genetik. Apakah Bunda atau Ayah punya proporsi tubuh yang kecil? Jika iya, mungkin saja anak mengalami underweight karena genetikanya yang memang kecil seperti kedua atau salah satu orang tuanya.

Cara Mengatasi anak yang Kekurangan Berat Badan

Berikut adalah cara-cara yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi masalah underweight pada anak:

  • Tidak memberi makanan berkalori tinggi. Setelah tahu kalau kalori yang tidak cukup adalah salah satu penyebab anak underweight, Bunda mungkin jadi berpikir untuk segera memberinya makanan berkalori tinggi. Misalnya dengan memberi si kecil makanan atau minuman manis, berlemak jenuh, atau berbahan gandum. Nyatanya, ini bukanlah solusi tepat untuk mengatasi masalah kekurangan berat badan.

Sebab, ketiga jenis makanan itu justru bisa memicu overweight atau kelebihan berat badan. Tak hanya itu, makanan-makanan itu pun bisa menimbulkan masalah kesehatan lain pada si kecil, seperti gigi keropos.

  • Memberi makanan yang seimbang. Alih-alih memberi anak makanan berkalori tinggi, Bunda sebaiknya memberi ia makanan dengan gizi seimbang. Seperti apakah makanan yang seimbang itu?

Mengutip laman National Health Services (Pelayanan Kesehatan Nasional Inggris Raya), makanan yang seimbang itu mencakup minimal 5 jenis buah dan saayur setiap hari, makanan berkarbohidrat tepung (seperti kentang, nasi, atau pasta), alternatif susu yang rendah lemak dan gula (entah kedelai atau yoghurt), makanan berprotein (seperti kacang-kacangan, ikan, telur, atau daging) dua kali seminggu, sedikit minyak tak jenuh, serta air minum yang banyak.

  • Menyuplainya dengan multivitamin. Mengatasi masalah anak yang kekurangan berat badan tentu tidak bisa selesai secara instan. Sebab, memulai dan membiasakan si kecil untuk mengonsumsi banyak jenis makanan yang baru memerlukan waktu.

Untuk itu, Bunda bisa memberinya multivitamin atau suplemen anak sebagai penyokong makanan seimbang yang sudah Bunda siapkan untuk si kecil. Satu contohnya adalah Anak Sehat dari Sido Muncul. Dengan varian rasa yang disukai anak-anak, suplemen herbal ini terbuat dari 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu, yang aman dan berkhasiat untuk jaga daya tahan tubuh anak. Untuk rasa, Anak Sehat dari Sido Muncul tersedia dalam varian anggur, jambu, cokelat, strawberry, jeruk, juga jambu merah.

  • Melakukan konsultasi dengan dokter anak. Apabila anak underweight lantaran masalah kesehatan pada mulut, pankreas, ataupun genetika, sebaiknya Bunda membawanya ke dokter anak untuk berkonsultasi. Pasalnya, ketiga situasi ini butuh diagnosis serta anjuran khusus dari ahlinya.

Nah, Bunda, itulah dia ulasan mengenai penyebab serta hal-hal yang harus Bunda lakukan kalau anak mengalami kekurangan berat badan. Mudah-mudahan informasi dalam artikel ini bisa membantu Bunda atasi masalah underweight si kecil, ya!

Kategori