artikel SidoMuncul

Benarkah Hujan Menjadi Penyebab Datangnya Penyakit?

“Kehujanan kemarin jadi masuk angin deh sekarang.”

Anda pasti sering mendengarnya atau bahkan Anda sendiri yang mengatakannya. Bahkan saat kecil Anda mungkin sering dilarang bermain hujan karena takut jatuh sakit setelahnya. Memang, banyak orang yang menganggap bahwa hujan bisa menyebabkan orang mengalami sakit, seperti demam, flu, batuk, meriang, dan sebagainya. Namun, benarkah hujan memang mendatangkan penyakit?

Pengaruh Hujan dengan Penyakit

Sebenarnya yang membuat Anda sakit bukanlah hujan tetapi memang hujan secara tidak langsung bisa berpotensi menyebabkan hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penjelasannya.

Ketika hujan atau cuaca sedang dingin, maka suhu tubuh akan ikut menurun. Kondisi ini akan membuat daya tahan tubuh Anda melemah sehingga lebih rentan terpapar virus maupun bakteri penyebab penyakit. Padahal, pada saat musim hujan kelembapan lingkungan juga cenderung rendah. Dalam kondisi lingkungan seperti ini, bakteri dan virus mampu bertahan lebih lama di udara. Dengan daya tahan tubuh yang lemah ditambah dengan mampu bertahannya virus dan bakteri, bukan hal yang aneh jika Anda lebih mudah terserang penyakit saat musim hujan.

Selain itu, rendahnya daya tahan tubuh akan membuat kemampuan tubuh melawan infeksi juga lebih rendah sehingga lebih rentan lagi jatuh  sakit. Terlebih jika kondisi cuaca dingin cukup ekstrem sehingga suhu tubuhmu berada di bawah normal atau mengalami hipotermia, maka hal ini akan lebih berbahaya lagi.

Tidak hanya itu, kondisi lingkungan yang basah dan banyak genangan air kotor akibat hujan juga semakin meningkatkan risiko Anda sakit. Seperti alergi kulit akibat terkena genangan air dan juga penyakit akibat gigitan nyamuk seperti chikungunya dan DBD (demam berdarah dengue).

Menjaga kesehatan saat Musim Hujan

Berbagai hal di atas membuat Anda harus lebih waspada ketika musim hujan tiba agar tidak terserang penyakit. Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah:

  • Gunakan payung atau jas hujan

Saat Anda harus keluar pada waktu hujan, pastikan Anda menggunakan jas hujan atau payung untuk melindungi diri. Meskipun air hujan tidak membuat Anda sakit, tetapi jika pakaian Anda basah maka suhu tubuh akan menurun dan berdampak pada daya tahan tubuh.

  • Segera mandi

Baik kehujanan atau tidak, sebisa mungkin segerakan mandi saat Anda sudah sampai ke rumah. Dengan begitu dapat mencegah turunnya suhu tubuh akibat terpapar udara dingin dari luar.

  • Jaga kebersihan

Rajinlah mencuci tangan terutama saat Anda akan baru dari luar rumah atau akan makan sesuatu. Sebab cara paling mudah bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh adalah melalui tangan yang kotor dan mengontaminasi makanan yang dikonsumsi. Selain itu, usahakan agar tetap mandi 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan tubuh meskipun Anda tidak berkeringat.

  • Jaga suhu tubuh tetap stabil

Cuaca hujan akan membuat suhu udara menjadi dingin. Sebaiknya gunakan pakaian yang hangat untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil. Untuk Anda yang tidak begitu kuat dengan suhu dingin, hindari mandi menggunakan air dingin agar suhu tubuh tetap terjaga.

  • Jauhi sumber penyakit

Maksudnya, disarankan agar Anda tidak berada di dekat orang yang jelas sedang menunjukkan gejala sakit, seperti batuk atau bersin. Sebab, penyebab utama kedua penyakit tersebut adalah paparan bakteri yang dikeluarkan penderita saat batuk atau bersin.

  • Tingkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat akan membuat tubuh Anda mampu melawan berbagai hal yang berpotensi mengancam tubuh, seperti virus dan bakteri. Anda bisa meningkatkannya melalui makanan yang dikonsumsi, tetap aktif bergerak selama musim hujan, dan mengonsumsi suplemen jika diperlukan.

Jika Anda mulai merasakan tubuh kurang nyaman setelah kehujanan, maka Anda mungkin saja mengalami gejala masuk angin. Sebagai langkah awal mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi Teh Tolak Angin dari Sido Muncul. 

Teh Tolak Angin merupakan produk baru dari Sido Muncul untuk memberikan cara baru mengonsumsi tolak angin. Kemasannya berupa botol dengan kandungan berbagai bahan herbal yang dikemas secara higienis sehingga aman dan mudah untuk dikonsumsi. Anda bisa membelinya di AEON, Borma, Gramedia atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

Nah, jadi sudah jelaskan bagaimana pengaruh hujan dan penyakit yang sering menyerang tubuh? Semoga informasi di atas dapat membantu Anda tetap sehat pada saat musim hujan tiba, ya!

2022-09-20

Apa Itu Lempuyang? Cari Tahu Manfaat Kesehatannya, yuk!

Kalau mau dibandingkan dengan laos, jahe, ataupun kencur, nama lempuyang mungkin tidak begitu populer di telinga sebagian masyarakat Indonesia. Soalnya, rempah-rempah satu ini tidak terlalu sering digunakan sebagai bumbu masak. Hanya saja, lempuyang sebetulnya awam sekali digunakan dalam komposisi obat atau minuman herbal lantaran memiliki banyak khasiat. Jika Anda ingin tahu apa itu lempuyang serta manfaatnya, yuk, simak informasi lengkapnya dalam artikel ini!

Apa itu Lempuyangan?

Lempuyang (Zingiber zerumbet) adalah tanaman rempah yang berasal dari genus atau kelompok yang sama dengan laos, jahe, juga kencur. Uniknya, tumbuhan ini memiliki bunga merah cerah yang cantik. Inilah kenapa lempuyang lebih sering dijadikan tanaman hias, alih-alih tanaman herbal, oleh banyak orang.

Menurut sejumlah riset, tanaman herbal ini memiliki kandungan zat zerumbone yang punya efek antioksidan, antibakteri, dan antikanker (Alodokter). Bukan itu saja, lempuyang juga kaya akan berbagai zat dan nutrisi, seperti antioksidan polifenol dan flavonoid, karbohidrat, protein, serat, kalium, magnesium, kalsium, dan vitamin C.

Manfaat Lempuyangan bagi Kesehatan

Beragam kandungan zat dan nutrisi di atas membuat lempuyang dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, seperti:

  • Menghambat pertumbuhan sel kanker

Manfaat pertama lempuyangan untuk kesehatan adalah sebagai agen penghambat pertumbuhan sel kanker. Khasiat ini bisa dimiliki lempuyang karena kehadiran zat zerumbone, yang bersifat antikanker, dalam tubuh tanaman herbal ini. Klaim ini juga sudah didukung oleh berbagai riset laboratorium yang menunjukkan bahwa ekstrak lempuyang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

  • Mengontrol kadar gula darah

Mengontrol kadar gula darah adalah satu contoh kebiasaan baik yang perlu dilakukan oleh semua orang; terutama penderita diabetes. Pasalnya, kenaikan kadar gula darah bisa membuat seseorang mudah haus dan lapar, mudah lelah, mudah sakit kepala, merasa pandangan kabur, sulit berkonsentrasi, hingga sulit menyembuhkan luka. Pada pengidap diabetes, kondisi ini bahkan bisa memicu kerusakan organ tubuh ataupun saraf.

Nah, tanaman herbal ini memiliki khasiat untuk membantu pengontrolan kadar gula darah dalam tubuh dan penjagaan level kadar gula darah agar tetap stabil. Artinya, lempuyang punya potensi sebagai obat herbal yang dapat mencegah resistensi insulin dan diabetes.

  • Mencegah dan mengatasi pertumbuhan mikroba

Satu penelitian lain menemukan bahwa ekstrak rimpang lempuyang wangi – salah satu subspesies lempuyang – mengandung sifat antibakteri yang berpotensi untuk mengobati sejumlah penyakit infeksi.

Dilansir dari laman Hello Sehat, hasil uji skrining tersebut menunjukkan adanya efek positif terhadap bakteri Bacillus subtilis, yang dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, infeksi mata, dan lainnya. Di samping itu, ekstrak tanaman herbal ini pun terlihat dapat membasmi dan menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus.

  • Meringankan nyeri sendi

Selain beberapa sifat anti- di atas, lempuyang juga ternyata memiliki sifat anti radang alami sekaligus efek anti nyeri. Kedua khasiat ini membuat lempuyang efektif untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri sendi yang umum terjadi akibat adanya peradangan pada sendi. Manfaat ini jugalah yang membuat lempuyang digunakan sebagai salah satu komposisi Teh Tolak Angin, ramuan herbal masuk angin yang dapat pula meredakan nyeri dan pegal-pegal.

                  Setelah mengetahui apa itu lempuyang serta manfaatnya, apakah Anda tertarik untuk mencicipi dan merasakan khasiatnya? Tenang saja, Anda dapat memperolehnya melalui Teh Tolak Angin yang diolah secara higienis untuk menyegarkan tubuh sekaligus memberikan manfaat kesehatan.[Dewi1]  Tidak hanya itu, untuk Anda yang sedang mengalami gejala masuk angin, mengonsumsi The Tolak Angin juga bisa membantu mengatasinya.

                  Dengan komposisi lempuyang, laos, cabe jawa, temulawak, teki, meniran, daun sembung, jahe, kencur, pulasari, adas, dan ginseng, ramuan herbal tradisional ini dapat menyegarkan tubuh serta meredakan linu, nyeri, sakit pinggang, dan pegal-pegal.

Anda dapat membeli produk ini di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

2022-09-15

Anak Menolak Nasi, Perlukah Merasa Khawatir?

Bukan makan namanya kalau belum makan nasi.

Ini adalah anggapan banyak orang Indonesia. Hal yang wajar memang, karena nasi merupakan salah satu makanan utama bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Inilah yang terkadang membuat orang tua merasa khawatir ketika anaknya belum makan nasi sama sekali dalam satu hari. Apalagi jika anak sampai benar-benar menolak makan nasi hingga beberapa hari.

Penyebab Anak Menolak Makan Nasi

Semakin bertambah usia anak, maka ia mulai bisa mengenal rasa sehingga bisa menentukan sendiri makanan favoritnya dan yang tidak disukainya. Bisa saja suatu saat anak hanya mengonsumsi satu jenis makanan dan pada saat lainnya anak justru menolak makanan tersebut. Termasuk juga untuk nasi, ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebab anak menolak makan nasi, di antaranya:

  • Anak lebih menyukai rasa yang kuat sementara nasi memiliki rasa yang tawar
  • Anak tidak menyukai tekstur nasi yang lembek
  • Bosan makan nasi setiap hari dan ingin mencoba makanan baru

Mengatasi Anak yang Menolak Makan Nasi

Memang nasi merupakan salah satu makanan pokok yang mengandung nutrisi penting bagi tubuh, yaitu karbohidrat serta beberapa vitamin lainnya. Sebagai sumber karbohidrat utama bagi tubuh, hal yang wajar jika Anda merasa khawatir saat anak menolak makan ini. Namun sebenarnya, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena Anda bisa mengatasinya dengan memberikan sumber karbohidrat lain.

Berikut ini adalah beberapa sumber karbohidrat lain yang bisa Anda jadikan alternatif pengganti nasi, yaitu:

  • Kentang

Ini merupakan makanan pengganti nasi yang sudah sangat umum di Indonesia. Bahkan beberapa makanan cepat saji terkadang menawarkan mengganti menu nasi dengan kentang. Kentang memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibanding nasi sehingga lebih baik bagi kesehatan pencernaan. Namun sebaiknya, batasi konsumsi kentang yang diolah dengan cara digoreng karena kandungan minyak pada makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan anak.

  • Ubi

Umbi-umbian ini juga cukup sering dijadikan sebagai pengganti nasi. Selain mengandung karbohidrat, ubi juga mengandung beta karoten dan juga berbagai vitamin seperti vitamin A, B6, dan vitamin C. Namun, konsumsinya harus dibatasi agar tidak berlebihan karena ubi mengandung asam oksalat dan kalsium yang tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, berpotensi menyebabkan batu ginjal serta masalah kesehatan lainnya.

  • Singkong

Selain ubi, singkong juga bisa menjadi sumber karbohidrat utama. Bahkan, mulai banyak yang menyarankan untuk melakukannya karena singkong memiliki indeks glikemik lebih aman dibanding nasi. Selain itu, singkong juga mengandung vitamin C dan merupakan sumber pati resisten yang dapat meningkatkan kesehatan usus dan membantu memelihara bakteri baik dalam sistem pencernaan.

  • Jagung

Jagung bisa menjadi alternatif pengganti untuk nasi karena tinggi karbohidrat dan serat, sehingga membuat rasa kenyang lebih lama. Selain itu jagung juga kaya akan vitamin B6 dan B9 sebagai sumber energi. Namun sama halnya dengan ubi, Anda sebaiknya membatasi konsumsi jagung pada anak khususnya jika memiliki riwayat diabetes. Sebab meskipun jagung dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah, tetapi jika dikonsumsi berlebihan bisa berdampak sebaliknya.

Jika anak menolak makan nasi karena memang nafsu makannya yang sedang menurun, maka Anda bisa mengatasinya dengan memberikannya vitamin anak yaitu Anak Sehat dari Sido Muncul. Suplemen herbal ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet , atau beli online via www.sidomunculstore.com atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

Setelah mengetahui informasi di atas, Anda jangan khawatir lagi ya jika anak menolak nasi. Sebab ternyata masih banyak makanan pengganti nasi lainnya yang justru lebih sehat daripada nasi.

2022-09-05

Aktivitas Menarik untuk Tumbuhkan Minat Makan Anak

Menumbuhkan minat makan anak adalah pekerjaan yang susah-susah gampang. Soalnya, Bunda butuh memahami karakter, selera, juga mood atau keinginan si kecil agar hal tersebut berhasil. Selain mempertimbangkan cara makan anak, Bunda juga dapat mengajaknya melakukan beberapa aktivitas menarik berikut supaya selera makannya bertambah. Disimak, ya, Bunda!

  1. Menanam sayuran atau buah-buahan

Sejak pandemi, banyak sekali orang tua – terutama ibu-ibu – yang jadi menyukai berkebun. Aktivitas sederhana ini sebetulnya juga bisa Bunda lakukan bersama si kecil untuk tumbuhkan minat makannya, lho. Sebab, anak-anak yang senang berkebun akan punya rasa empati atau koneksi yang lebih dalam terhadap makanan.

Klaim di atas itu sesuai penelitian, lho, Bunda. Menurut riset yang dikutip oleh laman The Journal, anak-anak yang memiliki empati terhadap makanan akan punya pola makan yang lebih baik dan kecenderungan pada kehidupan yang lebih sehat. Umumnya, anak-anak yang berkebun itu akan makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan setelah mereka mengerti soal makanan dan gizi.

Tidak ada lahan berkebun di rumah? Bunda tidak perlu khawatir. Sebab, menanam benih sayuran atau buah-buahan juga bisa Bunda dan si kecil lakukan menggunakan pot saja. Mudah, kan?

  1. Mengajak anak ke area peternakan atau pasar

Mengajak anak ke tempat beternak hewan atau pasar basah saat liburan juga bisa menjadi satu aktivitas menarik untuk menunjang minat makan anak, lho, Bunda. Soalnya, kegiatan ini punya dampak positif yang serupa dengan menanam sayuran atau buah-buahan di rumah.

Ketika mengunjungi peternakan, anak akan mendapatkan cerita tentang proses memelihara dan mengembangbiakkan hewan dari para peternak. Sesi ini tentu akan membuat si kecil memahami bagaimana sepotong daging ayam bisa sampai ke piring makannya. Pun ketika Bunda membawanya ke pasar, anak akan melihat sendiri banyaknya pilihan makanan sehat nan segar.

Kedua aktivitas tersebut juga bisa menumbuhkan rasa empati anak terhadap makanan. Lambat laun, anak mau memilih ragam sayur, buah, juga makanan sehat lain dengan lebih mudah.

  1. Membuat makanan atau bekal bersama

Aktivitas menarik lain yang bisa Bunda coba bersama si kecil adalah membuat kreasi makanan atau bekal sehat bersama-sama. Menurut sebuah penelitian, kegiatan ini berhasil tingkatkan minat makan anak, lho, Bunda. Setidaknya, ada 3 alasan kenapa memasak dapat meningkatkan selera makan anak.

Pertama, kegiatan sosial (atau yang melibatkan beberapa orang) ini bisa menjadi ajang penghargaan buat si kecil. Kedua, aktivitas ini membuka pengalaman dan wawasan si kecil terhadap bahan-bahan masakan. Ketiga, kegiatan ini membuat anak bebas berkreasi. Yang terpenting, Bunda harus menyiapkan pilihan bahan-bahan makanan sehat dan bergizi agar si kecil tidak salah pilih.

  1. Melakukan eksperimen dengan makanan

Mengajak buat bekal bersama sudah dilakukan, selanjutnya Bunda bisa mengajak si kecil untuk melakukan eksperimen dengan makanan (food science). Pada dasarnya, aktivitas ini merupakan media pembelajaran tentang makanan untuk anak-anak. Hanya saja, metode yang dipakai cukup beragam agar dapat menarik perhatian anak-anak.

Apa saja, sih, yang akan diperoleh anak ketika melakukan eksperimen ini? Umumnya, anak akan belajar bahan baku makanan, proses pembuatannya, serta kemasan dan kondisi yang baik untuk disantap. Salah satu contoh food science adalah engineering food, yakni pembelajaran tentang proses terbaik pembuatan serta pengemasan makanan.

Seperti kegiatan seru lainnya di atas, aktivitas menarik ini pun kelak akan menumbuhkan rasa empati anak terhadap makanan. Perlahan, anak akan punya variasi pilihan makanan yang lebih luas dan sehat.

Demikianlah ulasan mengenai sejumlah aktivitas menarik yang dapat Bunda lakukan bersama si kecil untuk tumbuhkan minat makannya. Di luar keempat kegiatan di atas, Bunda juga dapat memberinya Anak Sehat dari Sido Muncul. Dengan 5 pilihan varian rasa  yaitu anggur, jambu, strawberry, cokelat, dan jeruk, vitamin penambah nafsu makan anak ini dapat membantu memperbaiki nafsu makan si kecil. Anak Sehat terbuat dari 7 bahan alami pilihan, yaitu temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu.

Bunda dapat membeli semua varian rasa produk di atas di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com, atau Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

2022-09-01

Perlukah ke Dokter Saat Terasa Gejala Masuk Angin?

Masuk angin, setiap orang pasti pernah mengalaminya, bahkan sejak masih usia anak-anak. Biasanya masuk angin dipicu karena suhu udara yang terlalu dingin, kurang istirahat, dan turunnya imunitas tubuh.

Gejala Masuk Angin

Pada dasarnya, masuk angin bukanlah sebuah nama penyakit, melainkan istilah yang digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sedang kurang sehat. Beberapa gejala yang menjadi pertanda seseorang mengalami masuk angin, yaitu:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Badan meriang
  • Perut kembung
  • Diare
  • Nyeri otot

Perlukah ke Dokter saat Merasakan Gejala Masuk Angin?

Meskipun masuk angin terbilang hal yang umum, tetapi bukan berarti bisa Anda sepelekan. Sebab, beberapa gejala di atas juga bisa menjadi pertanda penyakit lain yang lebih serius.

Namun pertanyaannya, kapan Anda harus menganggap gejala ini serius dan memeriksakan diri ke dokter?

Jawabannya adalah ketika gejala yang dirasakan tidak berkurang atau bahkan semakin memburuk dari hari ke hari. Misalnya Anda merasakan demam pada awal gejala dan demam terus naik meskipun Anda sudah mengonsumsi obat turun panas. Maka bisa jadi demam tersebut merupakan pertanda tubuh sedang melawan serang virus atau bakteri dan Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk menanganinya.

Selain itu, Anda juga harus segera memeriksakan diri ke dokter jika gejala masuk angin terlalu sering Anda rasakan. Sebab, bisa jadi memang ada masalah pada kesehatan tubuh Anda dan harus dilakukan pemeriksaan lebih  lanjut. Meskipun tergolong hal yang umum, tetapi jika Anda mengabaikannya maka dampaknya bisa fatal.

Namun, jika Anda merasakan gejala masuk angin dan sebelumnya Anda mengalami atau melakukan beberapa hal berikut ini;

  • begadang,
  • kehujanan,
  • makan sembarangan, atau
  • mengonsumsi makanan pedas.

Maka bisa dikatakan Anda bisa menelusuri penyebab munculnya gejala masuk angin sehingga bisa coba mengatasi gejala masuk angin sendiri. Anda bisa coba mengatasinya dengan mengonsumsi Tolak Angin dari Sido Muncul. Tolak Angin merupakan Obat Herbal Terstandar (OHT) yang telah melalui uji toksisitas subkronik dan uji khasiat yang terbukti memelihara atau menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi 2 sachet setiap hari selama 7 hari atau lebih.

Namun, jika Anda ingin menikmati tolak angin dengan rasa yang lebih segar bisa mengonsumsi Jamu Jamoe Life Style Teh Tolak Angin dari Sido Muncul. Minuman herbal ini mengandung berbagai bahan herbal alami yang diproses secara higienis dan dikemas dalam botol sehingga mudah dikonsumsi kapan dan di mana saja. Untuk mendapatkan kedua produk tersebut tidak sulit karena Anda bisa membelinya di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

Namun, seperti yang telah dijelaskan di atas, jika dalam beberapa hari gejala masuk angin masih juga terasa atau bahkan semakin parah, maka jangan menunda untuk ke dokter. Jadi, Anda bisa mendapat analisa valid tentang kondisi kesehatan Anda dan cara pengobatannya.

2022-08-31

Gaya Hidup Sehat pada Tiap Fase Kehidupan. Apa Bedanya?

Pembahasan seputar gaya hidup sehat biasanya akan berkisar tentang pola makan, hidup, dan olahraga yang mengantarkan seseorang pada hidup yang sehat. Namun, tahukah Anda bahwa gaya hidup yang sehat ini punya kriteria berbeda untuk setiap fase kehidupan? Jika belum, yuk simak ulasannya dalam artikel ini!

Apa itu gaya hidup sehat?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan gaya hidup sehat sebagai cara hidup yang mengurangi risiko sakit parah atau meninggal lebih awal, membantu Anda menikmati lebih banyak hal dalam hidup, serta menolong seluruh anggota keluarga Anda. Sebab, menjadi sehat itu bukan sekadar dapat terhindar dari rasa sakit dan penyakit, melainkan juga fit secara fisik, mental, dan sosial.

Menurut laman BBC, kunci gaya hidup sehat itu ada 4: diet seimbang, olahraga teratur, tidak merokok dan konsumsi obat terlarang, serta banyak istirahat. Berikut adalah uraian mengenai komposisi dari keempat kunci ini untuk tiap fase kehidupan:

  1. Fase ibu hamil dan menyusui

Standar gaya hidup sehat untuk ibu hamil dan menyusui, menurut Australian Guide to Healthy Eating, harus mencakup 5 grup makanan berikut: roti, sereal, nasi, pasta, mi; sayuran dan polong-polongan; buah-buahan; susu, yoghurt, keju; serta daging tanpa lemak, ikan, unggas, telur, kacang-kacangan.

Di samping itu, ibu hamil dan menyusui juga dapat melakukan olahraga yang ringan-ringan (seperti berjalan kaki, berenang, yoga, atau pilates), menghindari minuman beralkohol dan merokok, serta mencukupi tidur 7–9 jam per hari untuk menyokong gaya hidup yang sehat.

  1. Fase bayi dan balita

Bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan hanya perlu mengonsumsi ASI atau susu formula (jika keadaan tidak memungkinkan). Selepas itu, barulah ia bisa disajikan makanan padat sebagai pelengkap ASI. Adapun makanan yang direkomendasikan ialah panganan kaya zat besi, seperti sereal bayi, daging yang dihaluskan, ayam, tahu, atau kacang polong.

Setelah berusia 1 tahun, anak perlu mendapat asupan berbagai jenis dan warna sayuran juga kacang-kacangan; makanan biji-bijian seperti roti, sereal, nasi, pasta, mi; daging dan unggas tanpa lemak, ikan, telur, tahu, kacang-kacangan; serta susu, yoghurt, dan keju.

Untuk memenuhi gaya hidup sehat, bayi baru lahir hingga usia 1 tahun dapat dibebaskan bergerak selama dalam pengawasan orang tua; sedangkan balita harus aktif bergerak setidak-tidaknya 3 jam per hari. Selain itu, bayi baru lahir sampai usia 1 tahun juga memerlukan 12–16 jam waktu tidur dalam sehari sedangkan balita (1–5 tahun) membutuhkan 10–14 jam tidur dalam sehari agar bisa punya hidup yang sehat.

  1. Fase anak-anak dan remaja

Menumbuhkan gaya hidup sehat pada anak-anak dan remaja mungkin tidak akan terlalu menyulitkan jika Anda sendiri sudah terbiasa menerapkan hal tersebut. Pasalnya, macam-macam makanan yang perlu dikonsumsi oleh mereka serupa dengan hidangan ketika Anda atau istri Anda mengandung dan menyusui.

Bedanya, anak-anak dan remaja membutuhkan makanan itu dalam porsi yang lebih banyak; bergantung pada usia, ukuran tubuh, dan tingkat aktivitasnya. Menjaga pola makan sehat ini pun harus didukung dengan olahraga rutin setidaknya 60 menit skala sedang hingga berat dalam sehari. Contohnya adalah berjalan cepat, berlari, renang, bersepeda, bersepatu roda, bermain lompat tali, menari, sepak bola, dan lainnya. Selain itu, anak-anak dan remaja juga perlu tidur 8–10 jam dalam sehari.

  1. Fase orang dewasa

Pola makan sehat bagi orang dewasa sebetulnya serupa dengan pola makan ibu mengandung dan menyusui. Hanya saja, porsinya perlu disesuaikan berdasarkan jenis kelamin, usia, ukuran badan, serta aktivitas harian. Selain itu, orang dewasa juga harus banyak minum air, membatasi jumlah konsumsi lemak jenuh dan minuman beralkohol, memilih makanan dari susu yang rendah lemak dan rendah garam, dan mengontrol konsumsi gula.

Tak lupa juga untuk berolahraga ringan seperti aerobik intensitas sedang atau latihan kardiovaskular setidaknya 30 menit per hari dan mencukupkan tidur 7–9 jam per hari, ya.

  1. Fase lansia

Memasuki usia senja, selera makan pun dapat berubah. Meski begitu, seorang lansia pada dasarnya tetap perlu mengonsumsi 5 kategori makanan seperti wanita hamil dan menyusui serta orang dewasa. Akan tetapi, orang lanjut usia sebaiknya juga memperbanyak konsumsi serat, protein, kalsium, vitamin D, dan air agar dapat memenuhi gaya hidup sehat.

Di luar itu, orang lanjut usia juga bisa melakukan olahraga rutin yang minim risiko bersama personal trainer atau grup lansia. Contohnya adalah aerobik air, yoga sambil duduk, pilates ringan, berjalan kaki, atau latihan kekuatan dengan dumbbell. Yang paling penting, jangan sampai luput untuk tidur 7–9 jam per harinya.

Demikianlah ulasan mengenai perbedaan gaya hidup sehat untuk setiap fase kehidupan. Selain menerapkan tips-tips di atas demi bisa hidup lebih sehat, bahagia, dan sejahtera, Anda juga dapat menjaga kesehatan dari dalam, misalnya dengan mengonsumsi Tolak Angin dari Sido Muncul.

Menariknya, Tolak Angin kini tersedia dengan cara minum yang baru, yaitu Jamoe Life Style Teh Tolak Angin , Minuman herbal ini mengandung berbagai herbal alami yang dikemas dalam bentuk botol dan nikmat dikonsumsi dalam kondisi dingin. Dengan mengonsumsinya, Anda bisa menjaga kesehatan sekaligus mencegah masuk angin meski punya aktivitas harian segudang. Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

2022-08-30

Anak Masuk Angin, Bolehkah Mengatasinya dengan Kerokan?

Kerokan merupakan salah satu terapi alternatif tradisional yang awam dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Beberapa kondisi kesehatan yang bisa ditangani dengan kerokan adalah masuk angin, sakit kepala, badan lemas, hingga pegal-pegal. Nah, bagaimana kalau anak yang masuk angin? Bolehkah si kecil dikerok untuk menyembuhkan gangguan kesehatan itu? Yuk, temukan jawabannya dalam artikel ini!

Apa itu kerokan? 

Kerokan adalah metode menggaruk bagian tubuh – biasanya dari le1`her hingga pinggang – dengan uang logam atau benda tumpul lainnya untuk mengobati gejala masuk angin. Masyarakat Indonesia pada umumnya akan menggunakan cairan licin seperti balsem, minyak telon, minyak zaitun, minyak kelapa, minyak kayu putih, atau lotion saat hendak mengerok tubuh seseorang.

Manfaat kerokan

Meski tidak memiliki padanan istilah medis, kerokan sudah terbukti secara ilmiah dapat memberikan manfaat positif untuk tubuh, lho. Beberapa di antaranya yang dikutip dari laman Hello Sehat adalah sebagai berikut.

  • Memberi efek antiradang dan antinyeri

Sebuah studi di tahun 2017 menemukan bahwa gua sha (istilah kerokan di Tiongkok) dapat memberikan efek antiinflamasi atau antiradang yang lebih tahan lama dibandingkan dengan kompres air panas. Selain itu, terapi pengobatan alternatif ini juga terbukti bisa menghilangkan nyeri dan meningkatkan mobilitas lansia dengan kondisi nyeri punggung bawah.

  • Meningkatkan peredaran darah dan metabolisme tubuh

Ketika seseorang dikerok, bagian tubuhnya akan memerah akibat pelebaran pembuluh darah kapiler yang berada di bawah permukaan kulit. Namun, ini bukanlah sesuatu yang berbahaya; selama tidak dilakukan secara rutin pada rentang waktu yang sempit. Sebaliknya, pelebaran pembuluh darah kapiler ini justru akan meningkatkan aliran darah, dan kemudian diikuti dengan peningkatan metabolisme pada tubuh.

  • Memberi rasa nyaman dan segar

Manfaat lain dari kerokan adalah perasaan nyaman dan segar. Hal ini memungkinkan lantaran terapi pengobatan alternatif ini akan membuat tubuh melepaskan endorfin, yakni hormon yang bisa memberikan efek rasa senang dan nyaman. Tak ayal, seseorang akan merasakan nyaman, segar, dan lega setelah tubuhnya dikerok.

Bolehkah anak masuk angin dikerok?

Berbagai manfaat kerokan di atas tentunya dapat dirasakan oleh siapa pun yang dikerok; tanpa memandang batas usia. Artinya, anak-anak juga akan mendapat efek positif yang sama saat ia dikerok.

Jika Anda bertanya apakah anak yang masuk angin boleh dikerok, jawabannya tentu saja boleh. Kembali lagi, meski praktik terapi pengobatan tradisional ini tidak ‘dikenal’ dalam lingkup medis, kerokan telah terbukti dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Itulah sebabnya mengerok anak masuk angin diperbolehkan secara medis.

Hanya saja, jangan mengerok bayi dan balita dengan gesekan yang terlalu kuat dan pastikan permukaan alat yang digunakan halus tanpa ada bagian yang rusak. Pasalnya, jaringan kulit pada anak-anak di bawah lima tahun masih cukup lemah dan rentan.

Bila ingin mengerok anak yang masuk angin, Anda bisa menggunakan bawang merah, alih-alih uang koin atau benda tumpul lainnya. Sebab, tanaman satu ini dapat memberikan efek vasodilatasi, yakni pelebaran pembuluh darah dengan khasiat yang menenangkan. Di samping itu, berikut adalah tips mengerok anak masuk angin yang mesti Anda ketahui:

  • Cuci tangan dan bawang. Langkah pertama dan paling utama untuk mengerok anak adalah membersihkan media pengerok. Berhubung Anda tidak akan menggunakan alat, Anda perlu mencuci tangan serta bawang merah yang akan digunakan terlebih dahulu sebelum melakukan terapi pengobatan alternatif ini.
  • Oles dan pijat dengan perlahan. Tips selanjutnya ialah mengoles minyak telon atau minyak kelapa ke bagian punggung si kecil. Kemudian, kerok atau pijatlah punggung leher, punggung, hingga pinggang si kecil menggunakan siung bawang merah yang sudah dikupas dengan perlahan selama beberapa waktu.
  • Usap punggung anak. Usai itu semua, Anda perlu mengusap punggung si kecil dengan tangan kosong. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa minyak yang mungkin menempel di punggung si kecil, sekaligus mentransfer hangat yang menguar dari bawang merah.
  • Jangan mandi. Tips terakhir adalah tidak membolehkan anak untuk mandi. Dengan begitu, manfaat kerokan dapat dirasakan oleh si kecil secara penuh.

Demikianlah ulasan mengenai kerokan untuk anak yang masuk angin. Sebetulnya, Anda juga memiliki alternatif pengobatan anak masuk angin yang lain. Salah satunya ialah memberikan Tolak Angin Anak cair yang merupakan obat herbal untuk membantu meredakan gejala masuk angin pada anak. Terbuat dari komposisi buah adas, kayu ules, daun cengkeh, jahe, daun mint, dan madu, ramuan herbal ini bisa bantu redakan masuk angin pada anak.

Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

2022-08-27

Ini Tips agar Si Kecil Cepat Tertidur di Malam Hari

Dalam satu hari, anak balita idealnya membutuhkan 10–13 jam waktu tidur (siang dan malam). Memenuhi kebutuhan ini bukan hanya baik untuk pertumbuhan dan perkembangan sehat si kecil, melainkan juga menghindarkannya dari potensi negatif pada kesehatannya ketika sudah besar nanti. Maka dari itu, yuk, simak tips agar si kecil cepat tertidur pada malam hari, juga cari tahu apa dampak kalau ia kekurangan jam tidur dalam kelanjutan artikel ini!

Waktu tidur anak balita

Seperti yang telah disinggung di atas, waktu tidur cukup yang dibutuhkan anak balita (atau 3 sampai 5 tahun) adalah 10 hingga 13 jam per hari. Durasi ini merupakan kalkulasi dari jam tidur siang dan malam anak setiap harinya.

Ketika si kecil sudah masuk prasekolah, ia mungkin akan mulai kekurangan jam tidur siang. Ini bisa terjadi apabila PAUD atau daycare tempatnya menghabiskan pagi hingga siang harinya tidak memiliki jadwal tidur siang. Sebetulnya, kondisi ini tidak menjadi persoalan besar buat si kecil.

Sebab, jam tidurnya akan tergeser ke malam hari. Ia pun akan punya durasi tidur malam yang lebih panjang seperti orang tuanya serta tidak akan sering terbangun di malam hari lagi. Namun bila ia mendapat waktu tidur siang di PAUD atau daycare-nya, Anda tentu perlu memikirkan cara dan menerapkan beberapa tips agar si kecil cepat tertidur saat malam hari.

Risiko jika anak kekurangan jam tidur

Kalau Anda bertanya-tanya apa, sih, bahaya atau risiko anak balita yang kekurangan jam tidur? Jawabannya cukup variatif, lho. Mengutip laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, beberapa risiko itu dapat berupa:

  • diabetes tipe 2,
  • obesitas,
  • kesehatan mental yang buruk,
  • cedera fisik, hingga
  • masalah perilaku.

Tips agar si kecil cepat tertidur

Lalu, apa yang harus Anda lakukan supaya anak bisa tertidur dengan cepat di malam hari? Berikut adalah tipsnya:

  • Atur jam tidur malam anak

Tips pertama agar anak bisa cepat tertidur malam ialah mengatur jam tidur anak. Langkah ini cukup krusial, mengingat anak-anak pada umumnya memiliki pola harian yang sulit berubah.

Sebagai contoh, anak-anak yang terbiasa bangun pagi akan tetap terbangun di pagi hari meski Anda baru menidurkannya agak malam. Sebaliknya, anak yang susah tidur cepat akan kesulitan untuk tidur di awal waktu. Maka dari itu, Anda perlu bantu si kecil untuk mengatur waktu tidur malam yang tepat untuknya sejak ia batita. Dengan begitu, kebiasaan tidur cepat akan menjadi pola hariannya hingga besar nanti.

  • Jauhkan dari gawai

Gawai berupa ponsel pintar atau tablet bukan hanya akan merusak mata si kecil apabila dimainkan di malam hari saat menjelang tidur. Lebih dari itu, pancaran sinar biru (blue light) gawai ini juga bisa mengganggu ritme sirkadian anak hingga membuat kantuknya mundur 30–60 menit dari waktu tepatnya.

Ritme sirkadian, menurut Sleep Foundation, merupakan proses alami tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun seseorang setiap 24 jam. Jika siklus ini terganggu, metabolisme, berat badan melalui pengaturan gula darah, kolesterol, sampai gangguan kesehatan mental anak bisa terpengaruh ketika ia dewasa nanti. Oleh karena itu, Anda wajib menjauhkan gawai dari tangan anak setidaknya 2 jam sebelum ia tidur.

  • Beri makan dengan jumlah dan pada waktu yang tepat

Tips agar si kecil cepat tertidur lainnya adalah membekali anak dengan jumlah makan yang tepat pada waktu yang tepat. Memang apa hubungan antara jam tidur dengan makanan? Tentu saja ada.

Ketika anak merasa lapar atau terlalu kenyang sebelum tidur, ia tentu tidak bisa tidur malam dengan nyenyak. Pada akhirnya, ia akan meminta makan atau menunda tidur malamnya. Sebagai solusinya, Anda perlu membiasakan jam makan pagi, siang, dan malam yang teratur untuk si kecil.

Selain itu, Anda juga bisa memberinya Anak Sehat dari Sido Muncul yang tersedia dalam varian rasa yang disukai anak-anak, seperti anggur, jambu, cokelat, strawberry, jeruk, dan jambu merah. Suplemen anak herbal yang terbuat dari 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, serta madu ini aman dan berkhasiat untuk jaga dan juga tingkatkan nafsu makan anak.

Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

                  Selain ketiga tips di atas, Anda juga dapat menciptakan lingkungan tidur malam yang nyaman buat si kecil. Caranya ialah dengan menghilangkan suara-suara serta cahaya di dalam kamarnya. Dengan begitu, anak bisa lekas terlelap di malam hari.

2022-08-27

Jaga Sistem Imun Tubuh dengan Langkah-Langkah Berikut

Sistem imun atau kekebalan tubuh adalah rangkaian kompleks organ, sel darah putih, protein, dan senyawa kimia dalam tubuh manusia. Mereka ini biasa disebut sebagai antigen dan bertugas untuk melindungi tubuh dari infeksi, badan tak sehat, ataupun penyakit. Itulah kenapa membiasakan diri untuk jaga sistem imun tubuh menjadi penting.

Cara kerja sistem imun

Dilansir dari laman National Library of Medicine, sistem imun seseorang akan teraktivasi ketika tubuh tidak mengenali sesuatu (atau benda asing) yang masuk ke dalamnya. Antigen yang dapat berupa sel darah putih, protein, atau senyawa kimia ini pun akan menempel pada reseptor khusus di sel-sel sistem kekebalan.

Dengan bantuan antigen tersebut, sistem imun akan menghancurkan benda asing – baik itu bakteri, virus, parasit, atau jamur – kemudian mencatatnya dalam memori. Proses ini bertujuan untuk membuat kekebalan tubuh mengenali benda asing lebih dini. Sehingga, ketika salah satu dari mereka kembali menyerang tubuh, sistem imun mampu membunuh benda asing itu secepat mungkin.

Yang menarik, sistem imun seseorang juga bisa keliru menilai sel-sel tubuhnya sendiri sebagai benda asing. Pada akhirnya, kekebalan tubuh individu itu akan menyerang sel-sel sehat dalam tubuhnya dan menciptakan penyakit autoimun.

Hingga saat ini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit autoimun. Kalaupun ada, pemulihan itu hanya bertugas untuk memperlambat perburukan dari kondisi autoimun. Meski begitu, risiko menderita autoimun, seperti halnya penurunan kekebalan tubuh, dapat dikurangi dengan membiasakan diri buat jaga sistem imun tubuh seperti berikut ini:

Langkah-langkah menjaga sistem imun tubuh

  • Memelihara kebiasaan makan sehat

Langkah pertama untuk menjaga sistem imun tubuh adalah memelihara diet sehat. Sebab, mengonsumsi makanan yang sehat dapat membantu Anda mendapat kecukupan jumlah zat gizi mikro yang berperan menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, senyawa-senyawa kimia ini juga akan memberikan energi yang dibutuhkan kekebalan tubuh Anda.

Beberapa contoh makanan sehat yang dimaksud dapat berupa aneka jeruk (kaya vitamin C); brokoli (kaya vitamin A, C, dan E, serat, juga antioksidan); kangkung (kaya akan vitamin C, antioksidan, dan karotenoid); yoghurt (kaya vitamin D); kacang almond (kaya vitamin E dan antioksidan); kuaci atau biji bunga matahari (kaya akan vitamin B6 dan E, fosfor, dan magnesium); pepaya (kaya akan vitamin C); serta beragam rempah-rempah, seperti bawang putih, jahe, dan kunyit (Healthline).

  • Menghidrasi tubuh sampai cukup

Menegak sekian gelas air dalam sehari bukan hanya bertujuan untuk menghilangkan dahaga Anda. Pasalnya, mengonsumsi air yang cukup juga berguna untuk pengaturan suhu tubuh; pengontrolan kelembapan jaringan di mata, hidung, dan mulut; perlindungan organ dan jaringan tubuh; pembawa nutrisi dan oksigen ke sel-sel tubuh; pelumasan sendi; pembantu beban kerja ginjal dan hati; sampai pembawa sel-sel kekebalan tubuh.

Bila tubuh Anda tidak terhidrasi dengan cukup, semua proses alamiah tubuh yang memerlukan air di atas akan terganggu. Tak terkecuali getah bening, yakni cairan dalam sistem peredaran darah yang membawa sel-sel kekebalan tubuh penangkal infeksi, yang akan melambat dan mengganggu sistem imun Anda apabila Anda kehausan atau dehidrasi. Menurut Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, orang dewasa disarankan untuk meminum sekitar 8 gelas berukuran 230 ml (total 2 liter) air per hari.

  • Memperbanyak gerak tubuh

Olahraga secara rutin tidak hanya berguna untuk pembentukan massa otot dan penghilangan stres. Akan tetapi, aktivitas gerak tubuh ini juga dapat membantu sistem imun Anda terjaga dalam kurun waktu yang lebih lama. Bagaimana bisa?

Ketika Anda berolahraga, antigen berupa sel darah putih dalam sistem peredaran darah Anda akan terus bergerak ke banyak penjuru tubuh Anda sebagai tameng dari benda asing yang mungkin masuk kapan saja. Mengutip laman Gundersen Health System, keberadaan sel-sel kekebalan yang dibawa oleh sel darah putih itu akan bertahan hingga 3 jam setelah olahraga selesai. Dengan begitu, sel-sel kekebalan tersebut bisa mengidentifikasi penyusup secara cepat dan menghindarkan Anda dari infeksi atau sakit.

Memperbanyak gerak tubuh pun tidak harus berlari (atau jogging) lama atau latihan fitness setiap hari. Anda bisa memulainya dengan yang ringan-ringan, asalkan konstan, seperti berjalan kaki di sekitar rumah atau saat akan berangkat kerja sekitar 30 menit per hari.

Selain ketiga hal di atas, Anda juga perlu mencukupkan jam tidur harian juga mengurangi tingkat stres sebagai langkah-langkah untuk jaga sistem imun dan memelihara daya tahan tubuh. Anda juga dapat mengonsumsi Sido Muncul Natural HerbaMix 5 yang merupakan ramuan herbal alami untuk daya tahan tubuh. Dengan kandungan temulawak, kayu manis, kencur, kunyit, dan jahe, suplemen herbal ini akan membantu Anda menjaga kesehatan dan memelihara daya tahan tubuh.

Inovasi Empon-empon Nusantara ini mengandung 5 in 1 Formula yang terdiri dari Kunyit, Temulawak, Kayu Manis, Jahe, dan Kencur. Perpaduan 5 herbal tersebut bekerja sinergis dalam membantu memelihara kesehatan dan daya tahan tubuh. Sido Muncul HerbaMix5 dapat Anda konsumsi dengan dosis 2 x 1 kapsul sehari.

 

2022-08-27

Ingin Mata Anak Selalu Sehat? Lakukan Ini, yuk!

Punya anak dengan mata yang sehat adalah mimpi setiap orang tua; terutama mereka yang memiliki rabun jauh atau rabun dekat. Pasalnya, kondisi miopi (rabun jauh) ataupun hipermetropi (rabun dekat) orang tua dapat menurun secara genetik pada anak-anak. Menurut penelitian, bahkan, kecenderungan itu dapat mulai berkembang sejak usia prasekolah anak-anak. Jika Anda ingin mata anak selalu sehat, yuk mulai biasakan beberapa hal berikut!

Fakta tentang anak dengan orang tua pengidap rabun jauh 

Seperti yang telah disinggung di atas, anak dengan orang tua yang memiliki miopi punya risiko mengidap kondisi yang sama pada usia dini. Jurnal berjudul Association of Parental Myopia with Higher Risk of Myopia Among Multiethnic Children Before School Age menemukan bahwa persentase kemungkinan itu akan semakin tinggi apabila orang tua sang anak sudah memiliki rabun jauh pada usia muda.

Jika Anda atau pasangan pertama kali mengenakan kacamata di usia 21 tahun ke atas, kemungkinan si kecil akan memakai kacamata di usia muda (di atas satu tahun) ada di angka 8%. Apabila menggunakan kacamata minus mulai usia 12–20 tahun, kemungkinan itu meningkat 10,9% (dari ibu) atau 12,1% (dari ayah). Sementara bila sudah berkacamata dari usia 11 tahun ke bawah, anak punya potensi rabun jauh sebesar 12,8% (dari ibu) atau 13,4% (dari ayah). Semua kemungkinan ini terlepas dari jenis kelamin si kecil.

Kondisi mata anak tak sehat lainnya 

Rabun jauh atau miopi bukanlah satu-satunya masalah mata pada anak yang terjadi karena faktor genetik. Sebab, anak-anak dengan orang tua yang punya kondisi mata tidak sehat juga berpotensi mengidap rabun dekat atau hipermetropi, buta warna, retinitis pigmentosa atau kasus langka seperti penurunan progresif pada retina.

Hal yang mesti dilakukan orang tua

Untuk itu, berikut adalah hal yang wajib Anda lakukan jika ingin mata anak selalu sehat, yaitu:

  • Memeriksakan mata anak

Hal pertama yang mesti Anda lakukan ialah memeriksakan mata anak secara rutin. Dengan begitu, Anda bisa tahu apakah mata anak ada dalam kondisi sehat atau tidak. Selain itu, mengunjungi dokter mata secara rutin juga akan memberi Anda kesempatan untuk tahu lebih dulu apabila ada masalah pada mata si kecil.

Pun jika Anda atau pasangan tidak menggunakan kacamata hingga kini, memeriksakan mata anak ke dokter mata tetap harus, ya. Setidak-tidaknya, Anda sudah membawa si kecil ke dokter mata sejak ia berusia 6 bulan dan mengulangnya setiap 2 tahun sekali.

  • Mengajak anak keluar ruangan

Tahukah Anda bahwa menghabiskan waktu anak terus-terusan di dalam rumah dapat mempercepat kemungkinan rabun jauh pada anak? Ya, menurut CincinnatiChildrens.org, hal itu lantaran anak tidak ‘bersentuhan’ langsung dengan sinar matahari alami.

Sejumlah penelitian medis juga menunjukkan kalau menghabiskan waktu setidaknya 90 menit di bawah sinar matahari setiap harinya dapat memperlambat perkembangan miopi pada anak. Hanya saja, Anda juga mesti menjaga si kecil dari sinar ultraviolet, ya. Jadi, jangan lupa memakaikan tabir surya, kacamata hitam, serta topi jika ingin mengajaknya keluar ruangan, terutama pada siang hari.

  • Membatasi penggunaan gawai

Pada era digital seperti sekarang, gawai atau gadget bukan lagi benda asing buat anak-anak. Perangkat elektronik ini memang punya banyak manfaat – terutama informasi dan pengetahuan – buat si kecil. Sayangnya, penggunaan gawai yang berlebihan dapat memicu kerusakan pada mata anak.

Untuk itu, Anda wajib membatasi jam main si kecil dengan gadget jika ingin mata anak selalu sehat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa waktu ideal anak-anak, terutama balita, untuk bermain gadget itu tidak boleh lebih dari satu jam per hari.

  • Memberi nutrisi untuk mata anak

Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan ialah memberikan nutrisi yang cukup untuk mata anak. Menurut laman Hello Sehat, hal ini bisa dimulai dengan membiasakan anak buat makan sayur dan buah-buahan seperti wortel, tomat, stroberi, dan lainnya. Pemilihan macam-macam panganan ini didasarkan oleh kandungan vitamin C, antioksidan, vitamin E, seng, asam lemak omega-3, juga lutein yang tentu baik untuk kesehatan mata.

Selain itu, Anda juga bisa memberi Anak Sehat untuk memenuhi asupan nutrisi mata anak. Pasalnya, vitamin anak herbal ini tersusun dari 7 bahan alami pilihan, seperti temulawak, temu ireng, jahe, kayu legi, wortel, alang-alang, dan madu yang diformulasikan khusus untuk anak. Kandungan wortel alami yang digunakan dalam produk ini dapat menjadi salah satu pilihan terbaik untuk penuhi nutrisi mata si kecil.

Produk ini bisa Anda dapatkan di toko obat, apotek, modern outlet, atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store web Sido Muncul Store ataupun e-commerce seperti di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada, dan JD.id.

                  Demikianlah ulasan seputar kesehatan mata anak serta hal-hal yang perlu orang tua lakukan jika ingin mata anak selalu sehat. Semoga bermanfaat!

2022-08-11

Yuk Kenali 7 Bahan Alami Pada Vitamin Anak Sehat Sido Muncul

Memiliki anak yang selalu tumbuh dengan sehat pasti dambaan setiap orang tua. Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh Anda selaku orang tua untuk mewujudkannya, salah satunya yaitu dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya melalui makanan.

Namun bagaimana jika anak susah makan? Tidak perlu khawatir, karena Anda bisa memberinya Anak Sehat dari Sido Muncul yang mengandung 7 bahan alami pilihan yang diproses secara higienis untuk memperbaiki nafsu makan anak. Berikut ini adalah 7 bahan alami tersebut dan manfaatnya:

  1. Temulawak

Temulawak atau rimpang temulawak mengandung minyak atsiri yang bermanfaat untuk menambah nafsu makan anak. Selain itu, kandungan kurkumin dalam rimpang ini juga mampu membantu mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti diare, sembelit, perut kembung, dan gangguan lambung.

  1. Temu ireng

Temu ireng merupakan rimpang yang memiliki warna gelap atau kehitaman sesuai namanya. Rimpang ini juga mengandung minyak atsiri untuk meningkatkan nafsu makan juga bersifat  antimikroba dan mengandung kurkumin untuk menjaga kesehatan pencernaan.

  1. Jahe

Jahe merupakan salah satu rimpang yang paling sering digunakan sebagai stimulan penambah nafsu makan anak, karena rasanya yang segar dan nikmat ketika dijadikan minuman. Meskipun mampu meningkatkan nafsu makan, jahe dapat membantu mengontrol berat badan karena dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh sehingga pembakaran lemak lebih baik.

  1. Kayu legi

Kayu legi atau kayu manis merupakan rempah yang menyerupai kayu dengan rasa dan aroma khas. Rempah ini mengandung senyawa hydroxychalcone yang dikenal mampu meningkatkan nafsu makan.

  1. Wortel

Selain mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, wortel mengandung serat tinggi sehingga baik untuk kesehatan pencernaan. Wortel juga bisa bermanfaat untuk merangsang munculnya rasa lapar serta mempersiapkan pencernaan untuk menerima makanan.

  1. Alang-alang

Tanaman yang sering dianggap pengganggu di lahan pertanian ini ternyata memiliki banyak manfaat, salah satunya menambah nafsu makan. Selain itu, alang-alang juga dapat mengatasi sariawan yang sering menjadi penyebab hilangnya nafsu makan.

  1. Madu

Madu mengandung senyawa prebiotik alami untuk meningkatkan jumlah bakteri baik dalam sistem pencernaan tubuh. Hal ini akan mencegah masalah pada sistem pencernaan secara menyeluruh sehingga nafsu makan anak akan terjaga.

Ketujuh kandungan di atas yang ada pada Vitamin Anak Sehat Sido Muncul tentu akan efektif mengatasi masalah nafsu makan pada anak. Selain itu, vitamin ini ini secara tradisional juga dapat digunakan pada penderita cacingan.

Anak Sehat dari Sido Muncul ini memiliki banyak varian rasa, yaitu anggur, jambu, cokelat, dan strawberry, Anda bisa memberikan anak pilihan agar tidak bosan mengonsumsi rasa yang sama terus menerus. Untuk mendapatkannya juga sangat mudah, Anda bisa membelinya di di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id.

2022-08-10

Bisakah Masuk Angin Saat Cuaca Panas?

Masuk angin selalu identik dengan cuaca dingin. Misalnya saja saat Anda baru kehujanan atau pada saat musim hujan di mana cuaca relatif lebih dingin dari biasanya. Lalu bagaimana saat cuaca sedang panas, apakah mungkin seseorang mengalami masuk angin?

Masuk Angin saat Cuaca Panas

 

Ternyata gejala masuk angin justru bisa lebih rentan terjadi saat cuaca panas. Mengapa bisa demikian ya? Berikut ini beberapa penyebabnya:

  • Mengonsumsi air dingin

Minuman seperti apa yang paling enak dinikmati saat cuaca panas? Pastinya minuman dingin dengan tambahan es batu. Lebih nikmat lagi jika minuman tersebut ditambahkan perasa seperti sirup atau teh.

Secara tidak sadar, hal ini menyebabkan Anda rentan mengalami gejala masuk angin. Sebab, suhu tubuh yang sedang panas terutama saat Anda baru terpapar panas teriknya matahari kemudian mengalami perubahan ekstrem akibat mengonsumsi air dingin. Kondisi ini berpotensi menyebabkan terjadinya infeksi tenggorokan.

  • Perubahan suhu

Mirip dengan poin pertama, tetapi hal ini secara eksternal. Ketika suhu di luar ruangan panas, Anda pasti akan lebih senang menghabiskan waktu di ruangan ber-AC atau ruangan dengan suhu dingin lainnya. Hal ini menyebabkan tubuh harus melakukan penyesuaian diri secara cepat saat Anda berada di dalam ruangan dengan saat di luar ruangan. Jika tubuh gagal beradaptasi, maka muncullah gejala masuk angin.

  • Dehidrasi

Saat udara panas, tubuh akan mengeluarkan keringat dalam jumlah banyak. Secara eksternal, pakaian Anda yang basah oleh keringat akan membuat tubuh kurang nyaman karena lembap. Hal Tidak hanya itu, dalam tubuh Anda sendiri dapat menyebabkan masalah pencernaan jika volume keringat yang keluar tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup. Penyebabnya adalah terjadinya retensi cairan dalam tubuh sehingga perut akan terasa kembung.

Mengatasi Gejala Masuk Angin Saat Cuaca Panas

Ketika gejala masuk angin muncul, seperti demam, perut kembung, tenggorokan kering, tubuh terasa lelah, dan gejala lainnya, maka Anda harus segera mengatasinya dengan cara yang tepat, di antaranya:

  • Penuhi kebutuhan cairan tubuh
  • Cukupi waktu istirahat
  • Gunakan payung saat berjalan di bawah matahari yang sangat terik
  • Batasi konsumsi minuman dengan es

Namun, jika Anda sudah terlanjur masuk angin, tidak perlu khawatir. Anda bisa coba mengonsumsi Jamu Jamoe Life Style Teh Tolak Angin dari Sido Muncul yang mengandung berbagai bahan herbal alami dan diproses secara higienis. Minuman herbal ini tidak sulit untuk ditemukan karena tersedia di toko obat, apotek, modern outlet atau beli online via www.sidomunculstore.com atau di Official Store Sido Muncul di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Lazada dan JD.id. Untuk menambah kesegarannya, Anda disarankan untuk mengonsumsinya dalam kondisi dingin.

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda terhindar dari gejala masuk angin saat cuaca panas maupun dingin datang, ya!

2022-08-09
Kategori